Suara.com - Beberapa waktu belakangan ini menjadi masa sulit bagi mobil swakemudi Tesla khususnya dengan fitur Autopilot. Dewan Keselamatan Transportasi Nasional (NTSB) mengungkap penyelidikan awal dari kecelakaan fatal Tesla Model X, yang terjadi pada Maret lalu.
Hasil awal dari investigasi NTSB telah dirilis, dan mereka memprihatinkan. Khususnya, data dari kendaraan yang terlibat kecelakaan, menunjukkan bahwa pengemudi memiliki tangannya di kemudi tiga kali dalam 60 detik menjelang kecelakaan itu, tetapi selama enam detik terakhir, tangannya tidak ada di kemudi.
Hal menarik lainnya adalah bahwa Autopilot telah berjalan dengan kecepatan 65 mil per jam, kemudian mulai mengarahkan ke kiri ke arah kecelakaan attenuator dan kecepatan pun meningkat menjadi lebih dari 70 mph.
Attenuator kecelakaan sudah rusak parah akibat insiden lalu lintas sebelumnya dan ini kemungkinan meningkatkan jumlah kerusakan pada Tesla dan pengemudinya, yang mengalami luka-luka.
Meskipun begitu, perlu dicatat bahwa fitur Autopilot telah banyak dilakukan pembaruan sejak kecelakaan Maret lalu. Sehingga perangkat lunak Model X versi Walter Huang tidak lagi digunakan.
Sementara teknologi di belakang sistem bantuan pengemudi canggih seperti Autopilot luar biasa, dan sistem itu sendiri sangat membantu dalam banyak situasi. Penting untuk diingat bahwa tidak ada yang sempurna dan bahwa pengemudi yang memanfaatkannya perlu tetap penuh perhatian dan siap untuk kembali terlibat pada saat itu juga, untuk keselamatan mereka dan keselamatan orang lain.
Sayang, juru bicara Tesla menolak mengomentari temuan NTSB tersebut. [Cnet]
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Lupakan Skutik, Motor Bandel Honda Ini Layak Dilirik: Irit Tembus 59,8 km/liter
-
Apakah Mobil Listrik Boleh Pakai Ban Mobil Biasa? ini 5 Rekomendasinya
-
Bagian Apa Saja dari Mobil Listrik yang Butuh Perawatan Rutin?
-
Honda Resmikan Pabrik Baru di Turki, Ada Apa di Baliknya?
-
Sekali Muncul Langsung Bawa 2 Model, Suzuki Siap Acak-acak Pasar NMAX dan PCX di Indonesia
-
Harga Selisih 100 Juta Lebih, Apa Bedanya Hyundai Stargazer Cartenz dan Cartenz X?
-
5 Mobil BMW Ini Konon Mudah Dirawat bak Toyota, Harganya Cuma Segini
-
10 Mobil 1200cc ke Bawah Irit Bensin dan Murah Pajak: 'Low Cortisol', Anti Kantong Jebol
-
Mobil Harian Harga Mirip Motor 250cc: Mending Hyundai Grand Avega Hatchback, i20, atau Kia Rio?
-
Diam-diam Rilis Versi Mewah: Suzuki Hadirkan Mobil Pekerja Keras Murah, Bisa Jadi Andalan Keluarga