Suara.com - Menanggapi melemahnya nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS), PT Toyota Astra Motor (TAM) mengaku belum ada niatan untuk menaikkan harga suku cadang.
Division Head After Sales Business Department PT TAM, Dadi Hendriadi mengungkapkan bahwa belum ada pembicaraan untuk menaikkan harga. Karena suku cadang Toyota sudah diproduksi lokal.
"Kami belum menaikkan harga walaupun nilai dolar sekarang sedang tinggi. Misalnya harga komponen dari penyuplai, mereka akan melihat tendensi dolar ini tinggi terus atau tidak. Kemudian secara berkala mereka akan menilik imbas terhadap material dan biaya mereka, apakah ada pengaruh atau tidak," ujar Dadi Hendriadi di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat.
Meski begitu Dadi Hendriadi tidak menampik, kalau memang ada komponen yang dibeli dengan kurs dolar pasti bakal berdampak. Akan tetapi kata Dadi Hendriadi, suku cadang Toyota sudah banyak kandungan lokalnya sehingga memang belum terjadi kenaikan.
"Dari supplier juga belum ada yang mengajukan untuk menaikkan harga suku cadang. Toh kalau ada yang mau mengajukan naik, kami akan lihat terlebih dahulu," terangnya.
Terakhir, Dadi Hendriadi menyampaikan, kalau semisal Toyota menaikkan harga otomatis volume akan turun sehingga Toyota mungkin malahan bakal mengalami kerugian.
"Kami akan melihat terlebih dahulu pasar, seberapa besar pengaruh perubahan harga suku candang. Akan tetapi saat ini memang belum ada kenaikan harga," tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mengenal Kecanggihan Honda NX500 Motor Crossover Terbaru Pengganti CB500X
-
Qatar Ungkap Kemajuan Negosiasi AS-Iran, Harga Minyak Dunia Anjlok 4 Persen
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri