Suara.com - Berbagai produsen otomotif terkemuka dunia terus berlomba mengembangkan mobil listrik sebagai kendaraan masa depan. Tak terkecuali dalam hal ini pabrikan otomotif ternama asal Jepang, Honda.
Bahkan, produsen yang bermarkas di Minato, Tokyo, Jepang tersebut sudah punya ancang-ancang untuk meluncurkan mobil listrik buatan mereka tahun depan di Cina.
Selain Negeri Tirai Bambu, pihak Honda juga menargetkan India sebagai target pasar mobil listrik. Namun Honda Cars India berencana baru akan merilisnya pada tahun 2023 atau 2024.
Dikutip dari Rushlane, Sabtu (17/11/2018), langkah cepat yang dilakukan Honda sepertinya menjadi strategi untuk tidak tertinggal dari pabrikan lain.
Pasalnya, sebagai salah satu raksasa otomotif dunia, sebelumnya Honda cukup terlambat bermain di segmen mesin diesel.
Sayangnya Honda belum banyak memberikan terkait informasi mobil listrik racikannya. Hanya saja model yang kemungkinan masuk dalam segmen B atau SUV diperkirakan akan datang dengan daya jangkau 150-200 kilometer.
Sedangkan platform-nya sendiri akan datang dari platform yang sama dengan New Amaze, Brio dan mungkin saja compact Crossover.
Tapi sebelum mobil listrik Honda menyapa publik, perusahaan akan terlebih dahulu mengenalkan Honda City versi hybrid.
Dengan demikian, Honda akan menjadi pabrikan kelima yang ikut bermain di kelas mobil listrik untuk pasar India.
Baca Juga: Buang Sial, Maverick Vinales Ganti Nomor di MotoGP Musim Depan
Sebelumnya Suzuki sudah mulai melakukan uji jalan untuk WagonR listrik prototipe yang rencananya meluncur 2020.
Demikian juga dengan Hyundai yang akan mengisi pasar mobil listrik dengan SUV premium Kona listrik. Sementara Toyota akan berbagi platform dengan Suzuki.
Dengan begitu hampir semua mobil yang meluncur di India akan memiliki powertrain hybrid atau listrik di 2020.
Berita Terkait
-
Studi Ungkap Cuaca Ekstrem Bisa Pangkas Jarak Tempuh Mobil Listrik dan Mobil Hybrid
-
Tips Aman Menyebrang Rel Kereta Api Gunakan Mobil Hybrid, Apakah Sama dengan Mobil Listrik ?
-
Honda Berpotensi Merugi Pasca Batalkan Proyek Pabrik Mobil Listrik Rp 179 Triliun
-
Hyundai Catat Lonjakan Penjualan Mobil Hybrid Awal 2026
-
Mobil Listrik dan Mobil Hybrid Perlu Radiator Coolant Khusus Agar Tidak Overheat
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Studi Ungkap Cuaca Ekstrem Bisa Pangkas Jarak Tempuh Mobil Listrik dan Mobil Hybrid
-
Bahaya Kebiasaan Menunda Isi Bensin Mobil yang Sering Diabaikan Pengendara
-
Daftar 13 SPBU yang Sudah Tidak Jual Pertalite Lagi
-
Telat 1 Hari Bayar Pajak Motor, Apakah Kena Denda? Begini Penjelasannya
-
KBA Servis Gratis Mesin Tempel Yamaha Perkuat Sektor Maritim Nasional
-
Tips Aman Menyebrang Rel Kereta Api Gunakan Mobil Hybrid, Apakah Sama dengan Mobil Listrik ?
-
Motor Listrik Bisa Tekan Konsumsi BBM, Ini 4 Pilihan Model Mulai Rp 13 Jutaan
-
Honda Berpotensi Merugi Pasca Batalkan Proyek Pabrik Mobil Listrik Rp 179 Triliun
-
Terpopuler: Subsidi Motor Listrik Jalan Lagi, Deretan Mobil Berbaterai Nikel
-
Menyibak Pesona Motor Italia Sekelas Vixion tapi V-Twin, Harga Masih Jadi Misteri