Suara.com - Ford menyatakan bahwa pihaknya telah memulai memulai negosiasi dengan perwakilan pekerja Jerman tentang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) potensial di pabrik Saarlouis, Saarland, Jerman. Hal ini dilakukan menyusul keputusan perusahaan untuk menghentikan produksi model Ford C-Max. Demikian dilansir dari kantor berita Antara.
"Kami bisa mengkonfirmasi bahwa kami tengah memasuki negosiasi formal dengan Dewan Pekerja kami yang bertujuan mengakhiri produksi C-Max atau Grand C-Max di Saarlouis," begitu pernyataan Ford seperti dikutip Antara dari Reuters, Senin (10/12/2018).
"Karena kami terus mencocokkan produksi dengan permintaan konsumen, proses konsultasi juga bakal mencakup penyesuaian yang diperlukan untuk tenaga kerja di Saarlouis," begitu kelanjutan dari pernyataan itu.
Ford C-Max sendiri adalah produk yang dipasarkan di Amerika Serikat mulai 2013, dengan mesin 2,0 L CVT empat silinder dan motor elektrik, yang mampu menghasilkan tenaga 188 daya kuda.
Saat ini, pabrikan Ford di Saarlouis mempekerjakan lebih dari 6.190 pekerja. Sayangnya, dengan permintaan yang jauh berkurang dan aturan ketat soal emisi di Negara Panzer ini membuat perusahaan memerlukan investasi mahal.
"Model ini membutuhkan investasi yang sangat tinggi agar sesuai dengan aturan yang wajib ditaati," ujar sumber Ford.
Dengan begitu, langkah yang diambil salah satu perusahaan otomotif tertua asal Amerika Serikat ini adalah menghentikan produksi Ford C-Max.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
5 Fakta Veda Ega Pratama Guncang Balapan Moto3 Brasil, Pembalap Gunung Kidul yang Gegerkan Dunia
-
6 Mobil Murah 3 Baris 1000cc: Pajak tak Mencekik, Irit Bensin, Pas Buat Keluarga Muda
-
5 Mobil 1000cc Bertenaga dan Siap Hajar Tanjakan, Harga Mirip Motor Matic
-
Punya Suspensi USD dan Mesin 175cc, 'Kembaran' Honda ADV160 Ini Dijual Jauh Lebih Murah
-
5 Mobil 1500cc ke Bawah Paling Irit yang Bisa Dipakai Jangka Panjang Tanpa Risau
-
Boleh Berhenti di Bahu Jalan Tol saat Arus Balik 2026, Tapi Cuma untuk Situasi Berikut
-
Modal 40 Jutaan Bisa Bawa Pulang Mobil Irit! Cek Harga Karimun Bekas Terbaru 2026
-
5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
-
Rest Area Tol Penuh saat Arus Balik Lebaran 2026, Istirahat dan Buang Air Harus ke Mana?
-
Bikin Sungkem! Skutik Nyeleneh Honda Ini Cuma 49cc Tapi Harganya Kalahkan Motor Sport