Suara.com - Usaha pemerintah India dalam mengatasi polusi udara di seluruh wilayahnya dilakukan dengan cara seperti ini: memungut biaya retribusi sebesar Rs 12.000 atau sekitar Rp 2,5 juta setiap pembelian kendaraan roda dua (R2) maupun roda empat (R4) baru berbahan bakar bensin dan diesel.
Tujuannya adalah meningkatkan pembuatan kendaraan bertenaga listrik, atau menggunakan baterai. Demikian seperti dikutip Antara dari Times of India, Rabu (19/12/2018).
Kebalikannya dengan pembeli kendaraan R2 dan R4 bertenaga baterai atau non minyak Bumi, bakal ada "hadiah" berupa uang senilai Rs 25.000 - 50.000 (Rp 7,2 juta - Rp 10,3 juta). Dengan pernyataan bahwa keuntungan tidak dikantongi oleh produsen mobil.
Demikian wacana yang dipaparkan Lembaga Nasional untuk Transformasi India (NITI) dan tim riset kebijakan pemerintah.
Masih tak cukup di sini, selain cashback atau kembali uang, para pembeli kendaraan listrik tipe R2 maupun R4 bisa menikmati bea cukai, pajak barang dan jasa lebih murah, demikian pula komponen dan kemasan baterai, juga lebih ekonomis.
Nantinya, dana yang diperoleh dari tambahan pungutan biaya retribusi produk-produk R2 dan R4 berbahan bakar minyak bumi akan disalurkan untuk mendorong produksi baterai dalam negeri, sampai teknologi pribumi dalam elektronika daya dan pengembangan baterai.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Studi Ungkap Cuaca Ekstrem Bisa Pangkas Jarak Tempuh Mobil Listrik dan Mobil Hybrid
-
Bahaya Kebiasaan Menunda Isi Bensin Mobil yang Sering Diabaikan Pengendara
-
Daftar 13 SPBU yang Sudah Tidak Jual Pertalite Lagi
-
Telat 1 Hari Bayar Pajak Motor, Apakah Kena Denda? Begini Penjelasannya
-
KBA Servis Gratis Mesin Tempel Yamaha Perkuat Sektor Maritim Nasional
-
Tips Aman Menyebrang Rel Kereta Api Gunakan Mobil Hybrid, Apakah Sama dengan Mobil Listrik ?
-
Motor Listrik Bisa Tekan Konsumsi BBM, Ini 4 Pilihan Model Mulai Rp 13 Jutaan
-
Honda Berpotensi Merugi Pasca Batalkan Proyek Pabrik Mobil Listrik Rp 179 Triliun
-
Terpopuler: Subsidi Motor Listrik Jalan Lagi, Deretan Mobil Berbaterai Nikel
-
Menyibak Pesona Motor Italia Sekelas Vixion tapi V-Twin, Harga Masih Jadi Misteri