Suara.com - Selain pedal rem dan gas, salah satu pedal yang setia berada di bawah kaki pengemudi mobil manual adalah tuas kopling. Pedal tersebut tak kalah penting dari dua pedal lainnya. Komponen kopling tersebut berfungsi dalam mengatur perpindahan gigi pada saat berkendara.
Kopling terdiri dari beberapa komponen seperti pedal, kampas, kabel, dan druk laher. Namun begitu, bila salah salah satu komponen tersebut rusak, kinerja kopling akan terganggu. Beberapa penyebab rusaknya kopling adalah dari tindakan si pengemudi mobil sendiri lho.
Inilah 5 kebiasaan buruk yang menyebabkan kopling rusak seperti yang dikutip dari laman daihatsu.co.id.
1. Posisi setengah kopling
Cara ini biasanya dilakukan saat macet dan berada di tanjakan. Tapi tak disangka, ternyata hal itu mempercepat kerusakan kopling mobil. Hayo, siapa yang sering pakai jurus setengah kopling?
2. Menginjak dan melepas kopling dengan kasar
Melepas dan menginjak kopling dengan kasar dapat merusak kopling. Untuk itu, usahakan agar lebih hati-hati saat memindahkan transmisi mobil dan jangan sampai menimbulkan bunyi kasar.
Masih ada penyebab lain dari tindakan salah yang sering dilakukan sopir mobil yang membuat kopling cepat rusak. Apa saja itu?
Baca Juga: Pribadi Penuh Kasih atau Gelisah ? Ini Pilihan Mobil Berdasar Zodiak
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam