Suara.com - Tampil dalam versi penyegaran berdesain lebih stylish lagi agresif, New Toyota Veloz edisi 2019--kelas tertinggi dari jajaran Toyota Avanza--mengalami peningkatan permintaan. Atau berada dalam situasi high demand. Salah satunya terjadi di Yogyakarta dan sekitarnya.
Dikutip dari kantor berita Antara, bersamaan dengan test drive New Toyota Avanza dan New Toyota Veloz rute Yogyakarta - Magelang - Semarang - Cirebon (27-28/2/2019), kondisi permintaan tinggi atau high demand ini ditemui di Yogyakarta.
Herybertus Budi, Head Divisi Marketing New Ratna Motor (Nasmoco Group) memaparkan bahwa pada 2018, rata-rata permintaan Toyota Veloz hanya sekitar 15 persen dari total penjualan Toyota Avanza di Jawa Tengah dan Yogyakarta.
Pada 2018, menurut Herybertus Budi sebagaimana dikutip Antara, penjualan mobil Toyota di Jawa Tengah dan Yogyakarta mencapai 27.400 unit. Dari jumlah ini, sebesar 15 persen atau sebesar 7.550 unit adalah varian Toyota Veloz.
"Namun dengan desain baru yang lebih stylish, permintaan New Toyota Veloz naik, kontribusinya mencapai sekitar 20 persen dari total pesanan sekitar 1.300-an unit," imbuhnya.
Senada, diungkapkan oleh Anton Jimmi Suwandy, Direktur Pemasaran PT Toyota Astra Motor yang mengawal test drive ke Yogyakarta - Magelang - Semarang - Cirebon, bahwa permintaan atas New Toyota Veloz meningkat secara signifikan.
"Biasanya, rata-rata permintaan Toyota Veloz hanya sekitar 20 persen, sekarang bisa mencapai 30 - 35 persen,” papar Anton Jimmi Suwandy.
Karena hal ini pula, lanjutnya, inden New Toyota Veloz tergolong paling lama di antara varian New Toyota Avanza lainnya, seperti 1.5 G Manual dan 1.3 G Manual.
"Rata-rata inden mencapai satu sampai dua bulan. Kami tengah berupaya agar inden tidak terlalu lama, apalagi mendekati Lebaran nanti," tandasnya.
Baca Juga: Begini Pose Syur Istri Mauro Icardi yang Bikin Heboh di Media Sosial
Lebih detail, Anton Jimmi Suwandy menyatakan bahwa Jawa Tengah termasuk lokasi utama survei Toyota saat akan melakukan improvement atas New Toyota Avanza dan Veloz.
"Jalanan yang sempit, parkir yang terbatas, tenggang rasa dengan tetangga yang kuat, menjadi pertimbangan kami ketika ada yang meminta dimensi Toyota Avanza diperpanjang," ujarnya memberikan informasi atas ubahan dimensi yang terjadi pada salah satu produk terbaru Toyota itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam
-
Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?