Suara.com - Salah satu raksasa otomotif Amerika Serikat (AS), Ford Motor Company, mengungkapkan kepada Economic Times pada Sabtu (2/3/2019) sebagaimana dikutip kantor berita Antara, bahwa produksi salah satu sedannya, Taurus, bakal dihentikan atau mengalami stop produksi.
Hal ini disebabkan karena pabrikan Ford Chicago Assembly Plant dan Chicago Stamping Plant, yang menangani pembuatan Ford Taurus akan mengalami alih fungsi sebagai produsen truk dan kendaraan jenis Sport Utility Vehicle (SUV).
Dan untuk pembuatan produk-produk ini, Ford Motor Company telah menyuntik investasi tambahan sebesar 1 miliar dolar AS, atau sekitar Rp 15 triliun untuk Chicago Assembly Plant dan Chicago Stamping Plant. Juga siap menyerap sekitar 500 lapangan kerja baru untuk menangani pembuatan Ford Explorer dan Ford Interceptor yang akan digunakan sebagai armada kepolisian AS, ditambah produksi Lincoln Aviator.
Yang perlu disayangkan dari dihapusnya Ford Taurus dari lini produksi Ford Motor Company adalah keberadaannya tergolong ikonik. Saat diperkenalkan perdana dalam ajang Los Angeles Auto Show 1985, sedan satu ini telah menggendong mesin V6 3.000 cc dengan luaran sebesar 140 daya kuda.
Masa jayanya tercapai pada 1992 saat ditahbiskan sebagai tunggangan terlaris di Negeri Paman Sam. Dan produksinya sendiri mencapai 8 juta unit kurun 34 tahun, sejak pertama kali dibuat di Chicago pada 1985.
"Taurus adalah kendaraan pembuka jalan baru, dan kami berterima kasih atas perannya yang turut menjadikan portofolio kami bagus," papar Mark LaNeve, wakil presiden Ford bidang pemasaran, penjualan, dan layanan di AS.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
-
Sudah Rampung 90 Persen, Prabowo Segera Teken Dokumen Tarif Trump
-
Selamat Jalan Eyang Meri, Pendamping Setia Sang Jenderal Jujur Kini Beristirahat dengan Damai
-
Sosok Meriyati Roeslani, Istri Jenderal Hoegeng yang Meninggal pada Usia 100 Tahun
Terkini
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Pajak Ringan: Mesin Masih Juara, Tahunan Cuma Bayar Rp1 Juta
-
3 MPV Bekas Rp70 Jutaan Punya Suspensi Empuk dan Kabin Senyap, selain Avanzad dan Xenia
-
Detail 10 Mobil Terlaris di Indonesia vs Brasil Sepanjang 2025: Beda Merek dan Selera
-
3 Rekomendasi Mobil Bekas dengan Bagasi Luas, Cocok buat Usaha Kecil-kecilan
-
3 Jenis Mobil Bekas yang Perlu Dihindari Meski Harganya Murah, Bukannya Untung Malah Rugi
-
Penjualan Motor Listrik Dinilai Masih Bisa Naik 10 Persen Tanpa Insentif
-
Motor Adventure Bekas Suzuki V-Strom 250 vs Kawasaki Versys 250, Mending Mana?
-
Gadai BPKB Mobil di SEVA Jadi Alternatif Pembiayaan, Ini Syarat dan Prosesnya
-
5 Mobil Sedan Suzuki Paling Irit BBM dan Nyaman Buat Harian
-
7 Rekomendasi Mobil Matic Kecil dengan Suspensi Paling Empuk