Suara.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati kembali dinobatkan sebagai Menteri Keuangan (Menkeu) terbaik se-Asia Pasifik oleh majalah keuangan FinanceAsia. Gelar ini adalah ketiga kalinya secara berturut-turut disandang wanita kelahiran Lampung, 26 Agustus 1962 itu.
Wanita yang khas dengan potongan rambut pendek dan kacamata ini juga pernah menyabet beragam penghargaan lain seperti Asia's Finance Minister of The Year dari majalah Emerging Markets. Bahkan, Sri Mulyani sempat ditunjuk jadi Direktur Pelaksana Bank Dunia.
Dengan sederet prestasi dan jabatan yang ia emban, harta kekayaannya menurut Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang diterbitkan KPK tahun 2016, mencapai Rp 45,022 miliar. Yang menarik, Sri Mulyani cuma punya satu unit mobil.
Diketahui, Sri Mulyani cuma memiliki satu unit mobil Toyota Camry lansiran tahun 2009. Bahkan keterangan yang tertulis di LHKPN, mobil seharga Rp 450 juta itu sudah dijual.
Bila ditinjau spesifikasi dan harga jualnya saat ini, Toyota Camry 2009 menggunakan mesin 2AZ-FE, IL4, 16-katup DOHC, VVT-i, empat katup per silinder, kapasitas 2.4 L. Bertenaga maksimum 158 daya kuda pada putaran 6.000 rpm, dan transmisi 5-percepatan manual. Rasio kompresi 9,8 : 1, dengan kapasitas kabin lima penumpang. Sementara peranti safety antara lain terdiri dari sistem pengereman ABS (Anti-lock Brake System), kontrol traksi, peranti entertainment termasuk Bluetooth, cruise control, airbag di atas kepala serta samping, rear defroster, serta power locks, windows, serta mirror. Nilai kendaraan di beberapa situs online Tanah Air yang menyediakan mobkas alias mobil bekas ini berada di kisaran Rp 125 juta sampai Rp 165 juta bergantung kondisi.
Tentu saja, mobil ini jadi terlihat biasa saja, mengingat status Sri Mulyani yang merupakan Menteri Keuangan. Sri Mulyani sepertinya tidak suka mengoleksi mobil-mobil mewah. Wanita yang menyandang gelar Ph.D ini banyak melakukan investasi di tanah dan bangunan.
Bener-bener tak menyangka, kalau seorang Menteri Keuangan terbaik se-Asia Pasifik, Sri Mulyani cuma punya satu unit mobil saja.
Deretan Harta Sri Mulyani
Berdasarkan data LHKPN di 2016 itu, harta kekayaan Sri Mulyani mengalami peningkatan hampir dua kali lipat lebih dibanding saat laporan di Mei 2010 yang hanya tercatat Rp 17,41 miliar.
Baca Juga: Mobil Pejabat KPK Dirusak dengan Misterius
Lantas, apa saja deretan harta Sri Mulyani lainnya?
Komposisi harta terbesar dari alumnus SMAN 3 Semarang itu terdiri dari harta tidak bergerak berupa tanah dan bangunan senilai Rp 30,2 miliar. Harta ini diketahui naik hampir tujuh kali lipat dibandingkan harta tak bergerak saat laporan di 2010.
Dari laporan itu, peningkatan harta tak bergerak Sri Mulyani disokong oleh kenaikan harga tanah dan bangunan, misalnya tanah seluas 922 m2 dan 400 m2 di Kota Tangerang, Banten.
Lalu ada tanah yang diperoleh pada 1998 dan 1999, pada 2010 nilainya pada waktu itu Rp 2,44 miliar. Nilai tanah dan bangunan tersebut naik cukup signifikan pada 2016 menjadi Rp 8,8 miliar.
Selain disebabkan kenaikan harga tanah dan bangunan, meningkatnya harta Sri Mulyani juga disebabkan bertambahnya empat objek harta baru berupa tanah dan bangunan yang waktu perolehannya pada 2010 -2015.
Sementara itu berdasarkan LHKPN di 2016 itu, selain mobil, komposisi harta bergerak itu mencakup logam mulia Rp 100 juta, barang seni atau antik senilai Rp 50 juta, benda bergerak lainnya Rp 261,5 juta.
Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia tersebut juga memiliki surat berharga senilai Rp 10,2 miliar, yang terakhir giro atau setara kas senilai Rp 4,08 miliar dan 842.372 dolar AS.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan