Suara.com - Mobil sports Jepang yang paling dinantikan kehadirannya adalah Toyota Supra. Pada generasi kelimanya, Toyota bekerja sama dengan BMW untuk membuat sportscar legendaris ini. Meski keputusan tersebut dianggap kontroversial, namun Toyota Supra 2020 tetap layak disebut sebagai mobil sports terbaik. Kenapa?
Dilansir Car and Drive, Toyota Supra generasi kelima ini juga dianggap kontroversial karena spesifikasi mesinnya. Banyak penggemar Toyota Supra menganggap generasi kelima ini bukanlah Toyota Supra yang sebenarnya, karena tidak menggunakan transmisi manual.
Namun menurut kepala insinyur Toyota Supra generasi kelima, Tetsuya Tada, platform BMW Z4 Coupe, sangat pas untuk Toyota Supra.
Toyota Supra generasi kelima ini membawa komponen yang sama dengan BMW Z4 Coupe. Mesin turbocharged 6-silinder dengan kode B58 berkapasitas 3 liter. Mesin tersebut mampu menyemburkan tenaga hingga 335 daya kuda.
Mesin BMW tersebut, jadi salah satu alasan kuat kenapa Toyota mau bekerja sama dengan BMW dalam menggarap Toyota Supra generasi kelima ini.
Lebih lanjut, potensi Toyota Supra 2020 ini adalah kemampuannya memberikan pengemudi untuk mengeluarkan kemampuan terbaiknya, meski banyak dijejali komponen elektrik kekinian.
Bagi para penggemar fanatik Toyota Supra, generasi kelima ini mungkin tidak memuaskan hasrat mereka, karena banyak faktor historis yang ditinggalkan. Tapi meski cukup kontroversial, Toyota Supra 2020 masih layak disebut sebagai mobil sports terbaik. Setuju?
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Bahaya Kebiasaan Menunda Isi Bensin Mobil yang Sering Diabaikan Pengendara
-
Daftar 13 SPBU yang Sudah Tidak Jual Pertalite Lagi
-
Telat 1 Hari Bayar Pajak Motor, Apakah Kena Denda? Begini Penjelasannya
-
KBA Servis Gratis Mesin Tempel Yamaha Perkuat Sektor Maritim Nasional
-
Tips Aman Menyebrang Rel Kereta Api Gunakan Mobil Hybrid, Apakah Sama dengan Mobil Listrik ?
-
Motor Listrik Bisa Tekan Konsumsi BBM, Ini 4 Pilihan Model Mulai Rp 13 Jutaan
-
Honda Berpotensi Merugi Pasca Batalkan Proyek Pabrik Mobil Listrik Rp 179 Triliun
-
Terpopuler: Subsidi Motor Listrik Jalan Lagi, Deretan Mobil Berbaterai Nikel
-
Menyibak Pesona Motor Italia Sekelas Vixion tapi V-Twin, Harga Masih Jadi Misteri
-
Mengenal Silsilah QJ Motor di Indonesia: Merek Mana Saja yang Masih Satu Klan?