Suara.com - PT Toyota Astra Motor (TAM) masih menunggu peraturan pemerintah terkait aturan kendaraan roda empat bertenaga listrik. Menurut produsen mobil asal Jepang ini, dengan terbitnya aturan pemerintah produsen bisa mengambil langkah dalam pengembangan.
"Pastinya satu hal yang kami tunggu adalah kapan peraturan pemerintah tentang mobil listrik keluar. Lalu isi dari peraturannya apa, agar dipelajari dulu," jelas Anton Jimmi Suwandi, Marketing Director PT TAM, di Senayan, Jakarta.
Selain itu, tambah Anton Jimmi Suwandy, apakah masa transisinya ada atau tidak. Karena pasti butuh waktu dalam mempersiapkan produksinya.
Dalam hal ini, sudah jelas target pemerintah bahwa paada 2025 diharapkan pemakaian mobil elektrifikasi mencapai 20 persen. Ini berarti, bahwa waktu yang tersedia tidaklah banyak, sehingga sebelum 2025 Toyota harus sudah melakukan produksi lokal mencapai 20 persen.
"Jadi transisinya seperti apa, kemudian peraturan bagi produksinya seperti apa. Kemudian kami bisa memutuskan untuk melakukan investasi. Jadi tidak bisa cepat dan butuh persiapan bagi semuanya, mulai dari baterai, model dan semua yang dibutuhkan. Jadi tidak bisa instan, tiba-tiba kami keluarkan mobil listrik harga murah," papar Anton Jimmi Suwandy.
Toyota sendiri dalam sepuluh tahun terakhir memang fokus memperkenalkan teknologi hybrid di Indonesia. Bahkan dalam perayaan 10 tahun itu, Toyota memamerkan seluruh lini produk hybrid yang dimiliki, lewat ajang Telkomsel Indonesia International Motor Show atau Telkomsel IIMS 2019.
Dalam ajang otomotif tahunan itu, Toyota menampilkan 13 kendaraan hibrida Toyota. Diantaranya adalah 5 CHR Hybrid, 4 Alphard HV, 1 Camry HV, 2 Prius, dan 1 Prius PHV.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Toyota Akan Pangkas Produksi Mobil di Luar Jepang, Terdampak ke Asia dan Timur Tengah
-
Rupiah Ambruk, Industri Otomotif Tak Akan Gegabah Naikkan Harga Mobil
-
Setara 80 Sapi Limosin untuk Kurban, Intip Spesifikasi Tunggangan Mewah Prabowo di Paris
-
5 Fakta Krusial Perawatan Baterai Motor Listrik yang Jarang Diketahui Pemilik Baru
-
Kabin Berlapis Kulit dan Panoramic Sunroof, SUV Mewah Ini Kini Cuma Dibanderol Setara LCGC
-
5 Pilihan Motor Jarak Jauh Paling Irit dan Tangguh, Ada Cruiser Ala Harley
-
Terpopuler: VinFast Digugat Pemerintah, Harga BBM Pertamina Jelang Idul Adha
-
Menkeu Purbaya Tunda Insentif Kendaraan Listrik, Calon Pembeli Dipaksa Sabar Sebulan
-
GAIKINDO Tantang Merek Baru Berinvestasi Bukan Sekadar Cari Cuan di Indonesia
-
Dominasi AION UT Bayangi Kompetitor Segmen Hatchback Listrik Tanah Air