Suara.com - Berkendara di saat puasa kerap menghilangkan konsentrasi karena kondisi fisik tengah menurun. Kendati demikian, berkendara saat berpuasa bukan berarti tidak mampu berkendara secara aman.
Yuniadi Haksono Hartono, External Affairs and Communications Director General Motors (GM) Indonesia dalam keterangan tertulisnya memberikan beberapa langkah agar berkendara tetap aman.
Menurut Yuniadi Haksono Hartono, hal pertama yang harus diperhatikan adalah menjaga laju kendaraan. Pasalnya, saat puasa biasanya rasa kantuk sering datang dan menghilangkan konsentrasi.
"Paling tidak, dengan menjaga kecepatan akan mengurangi risiko kecelakaan parah," kata Yuniadi Haksono Hartono.
Tips kedua adalah memperhatikan waktu tidur. Sebab waktu tidur yang berkurang membuat pengendara lebih cepat lelah.
"Maksimalkan waktu istirahat dan kurangi aktivitas selama bulan puasa," sarannya.
Urutan ketiga adalah sikap menjaga emosi. Sebab selama puasa Ramadan, pengendara pasti ingin cepat sampai tujuan, terlebih menjelang buka puasa. Sebaiknya, tambah Yuniadi Haksono Hartono, tetap tenang dan atur pikiran untuk selalu berfikir positif.
Terakhir, manfaatkan sistem hiburan yang tersedia di mobil untuk mengurangi rasa ngantuk yang mengganggu. Selaraskan selera, terpenting menambah semangat agar fokus tidak kendor.
Baca Juga: Sambil Makan Klepon, Najwa Shihab Curhat soal Pilpres sampai Keluarga
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Honda Berpotensi Merugi Pasca Batalkan Proyek Pabrik Mobil Listrik Rp 179 Triliun
-
Terpopuler: Subsidi Motor Listrik Jalan Lagi, Deretan Mobil Berbaterai Nikel
-
Menyibak Pesona Motor Italia Sekelas Vixion tapi V-Twin, Harga Masih Jadi Misteri
-
Mengenal Silsilah QJ Motor di Indonesia: Merek Mana Saja yang Masih Satu Klan?
-
Ini yang Perlu Diketahui Soal Subsidi Motor Listrik 2026: Syaratnya Apa dan Mulai Kapan?
-
Hyundai Catat Lonjakan Penjualan Mobil Hybrid Awal 2026
-
Insentif Kendaraan Listrik Dinilai Investasi Fiskal Jangka Panjang
-
CNG Tak Cuma Bermanfaat di Dapur: Ini yang Perlu Dilakukan Indonesia di Industri Otomotif
-
Mobil Listrik dan Mobil Hybrid Perlu Radiator Coolant Khusus Agar Tidak Overheat
-
Bukan Lexi dan FreeGo, Ini Senjata Rahasia Yamaha dengan Performa Ampuh untuk Sikat Vario 125