Suara.com - Modifikasi motor custom tengah jadi tren di kalangan modifikator. Biasanya modifikasi tersebut menggunakan motor batangan atau 'motor laki'. Tapi jangan salah, skuter matik seperti Yamaha Mio pun bisa juga dimodifikasi dengan gaya custom cafe racer. Seperti Yamaha Mio milik YouTuber Bimo 'Picky Picks' ini, misalnya.
YouTuber bernama asli Bimo Putra Dwitya ini juga pernah memperlihatkan proses modifikasi Yamaha Mio miliknya di saluran YouTube miliknya, Pikcy Picks.
Melalui vlog-nya, Bimo menjelaskan kenapa skuter matik Yamaha Mio miliknya dimodifikasi ala cafe racer.
"Gue kan waktu itu beli motor (Yamaha) Mio, dan gue kan orangnya 'gatelan', nggak bisa yang standar gitu. Terus gue mau custom motor ala cafe racer gitu," katanya menjelaskan.
Sementara itu di jejaring Facebook, modifikasi skuter matik Yamaha Mio ala cafe racer ini pun juga jadi perbincangan warganet. Beberapa fotonya diunggah kembali di jejaring Facebook oleh warganet bernama Gilang.
Di tengah tren skutik bongsor, seperti Yamaha Nmax atau Honda PCX, skutik berukuran mungil seperti Yamaha Mio pun tak lagi jadi pilihan.
Biasanya, modifikasi Yamaha Mio berkiblat pada gaya yang disebut Thailook atau ala motor Thailand, yang biasanya menggunakan ban dan pelek ukuran kecil atau biasa disebut ban cacing.
Namun berbeda cerita dengan Bimo, yang kemudian mengubah skutik Yamaha Mio miliknya menjadi ala cafe racer, yang tentu masih sangat jarang.
Meski ukurannya mungil, namun ketika sudah dimodifikasi ala cafe racer, Yamaha Mio jadi terlihat kokoh dan punya karakter.
Baca Juga: Lagu Keluarga Cemara Dikumandangkan di Misa Pelepasan Arswendo Atmowiloto
Melihat sekilas, tentu tak akan mengira kalau motor ini adalah sebuah Yamaha Mio. Mengingat, Yamaha Mio lebih banyak digunakan oleh emak-emak, untuk mobilitasnya sehari-hari.
Bimo, menamai Yamaha Mio yang sudah dimodifikasi ala cafe racer ini dengan nama 'Chiki'.
Abraham SImatupang, orang dari bengkel Batakastem Workshop yang juga mengerjakan modifikasi skutik Yamaha Mio ala cafe racer ini menjelaskan "Kurang lebih cafe racer, yang tetap nyaman untuk penggunaan sehari-hari (daily use). Itu karena request dari ownernya,"
"Kalau dibilang susah sih, hampir semua motor custom yang dikerjakan punya tingkat kesulitannya masing-masing. Tapi kalau untuk motor custom yang basic-nya motor matik, itu kan jarang kita garap... Udah gitu, konsepnya jarang ada yang buat, jadi kita tidak bisa meniru, kita hanya bisa mengira-ngira saja." Tutur Abraham, mengutip dari video unggahan Bimo di saluran YouTube miliknya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim