Suara.com - Berbincang soal Britania Raya sebagai tanah kelahiran produk-produk otomotif legendaris, serta negara pertama yang menandingkan balap jet darat atau Formula One (F1), terbersit keingintahuan: tunggangan mana saja menjadi pilihan para perdana menterinya, mulai Boris Johnson, Theresa May, David Cameron, sampai Gordon Brown?
Apalagi bila menyebut nama-nama manufaktur seperti Rolls Royce, Bentley, Jaguar Land Rover, Aston Martin, MINI, Lotus, sampai McLaren dan Vauxhall, semuanya masuk daftar pabrik otomotif kebanggaan asal negara Ratu Elizabeth II.
Apakah seluruh perdana menteri fanatik akan manufaktur negara sendiri?
Sebagai ilustrasi, saat Boris Johnson baru saja dilantik menjadi perdana menteri Inggris untuk menggantikan Theresa May dan ia bersiap menghadap Ratu Elizabeth II di Istana Buckingham, London, banyak pemirsa di televisi menjadi salfok alias salah fokus. Mereka mengagumi iring-iringan voorijder atau pasukan pengawalan dengan aneka produk otomotif keren buatan negeri sendiri.
Silakan simak selera otomotif keempat perdana menteri atau Prime Minister (PM) dari United Kingdom atau Persatuan Kerajaan Britania Raya yang memiliki keunikan masing-masing. Seperti dipetik dari media Motoring Research.
Boris Johnson
Menjabat mulai 2019, Perdana Menteri Boris Johnson kedapatan pernah membesut Mitsubishi Outlander PHEV. Sebuah pesan bahwa ia peduli lingkungan hidup dengan turut mempromosikan mobil listrik?
Bisa jadi, pasalnya saat masih menjabat sebagai wali kota London, ia mencetuskan pemakaian sepeda bersama yang bisa diambil dan diparkir di berbagai titik, cukup menggunakan aplikasi di ponsel. Karyanya ini terkenal sebagai "Boris Bike". Selain mendukung mobilitas warga London, langkah ini juga dipandang sebagai upaya turut mengurangi polusi udara.
Selain mencicipi Mitsubishi Outlander PHEV, Boris Johnson yang pernah bersepeda bersama Presiden Joko Widodo saat berkunjung ke Jakarta ini juga tertangkap kamera tengah beraksi di balik kemudi Nissan LEAF.
Baca Juga: Agung Hercules Dimakamkan, Potretnya Naik Moge Bakal Dirindukan
Tak sebatas itu soal dukungannya terhadap produk non-emisi. Boris Johnson yang tercatat sebagai politikus Inggris pertama pengguna Mitsubishi Outlander PHEV juga menyukai produk Tesla. Sebelum itu, 10 tahun silam ia membesut produk asal Inggris, Lotus.
Laman berikut adalah mobil pilihan perempuan perdana menteri Inggris. Apakah dia "setia" kepada produk dalam negeri?
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 2 Juli 2026, Ada Kuda hingga Anjing
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Bedah Data: Fenomena Unik Peminat Mobil Mitsubishi, Makin Mewah Malah Makin Laku
-
Strategi Yadea Percepat Kepemilikan Motor Listrik Lewat Skema Kredit di PRJ 2026
-
Aturan Baru Malaysia Persulit Ekspansi Mobil Listrik China, Chery Hingga BYD Kena Imbas
-
Pemerintah Kembali Tunda Insentif Mobil Listrik, Industri Otomotif DIpaksa Menunggu Tanpa Kepastian
-
Daftar Mobil SUV 1500cc 2 Baris Terlaris Sepanjang 2026, Fronx Dikeroyok Duo Honda
-
Datsun Go Solusi Transportasi Merakyat? Kencang, Harga Miring, tapi Begini Catatan dari Pakar
-
Membongkar Fakta MPV Penggerak Roda Depan yang Sering Dianggap Remeh Saat Menanjak
-
Penjualan Toyota GR Supra Justru Melejit saat Produksinya Resmi Dihentikan
-
Tunda Memaksakan Diri Nyicil Vario Evo, Ini 6 Motor Under 5 Jutaan Cocok untuk Pelajar 2026
-
Ketidakjelasan Insentif Pemerintah Berisiko Hambat Laju Penjualan Mobil Listrik Nasional