Suara.com - Tim mobil formula Universitas Gadjah Mada (UGM), Bimasakti Racing Team akan kembali bertarung di kelas Student Formula Japan pada 27-31 Agustus 2019 dalam gelaran "2019 Student Formula Japan – Monozukuri Design Competition".
Siap tampil dengan nomor start 22, gelaran Formula SAE Japan (FSAEJ) bakal dipentaskan di ECOPA (Ogasayama Sports Park), Shizouka, Jepang.
Sebagai catatan, Formula SAE Japan atau FSAEJ adalah kejuaraan yang digelar bagi para mahasiswa untuk mengembangkan skill mereka terhadap "Mono-Zukuri" yang tak lain adalah perluasan bidang industri otomotif Jepang.
Ditandingkan mulai 2003, tergolong sebagai bagian dari aktivitas publik, para mahasiswa diajak berkreasi di sini, yang menjadi wadah training bagi siapapun yang kelak ingin terjun dalam bidang industri otomotif.
Memasuki generasi ke-8, tim yang siap berangkat ke Jepang di antaranya Muhammad Kamal Ardi Putra (Teknik Mesin 2015) sebagai Team Captain, Cahyo Wibi Yogiswara (Teknik Mesin 2016) sebagai Chief of Technical Division, dan Made Bilan Asasia Binov (Manajemen 2016) sebagai Chief of Management Division. Berbeda dari sebelumnya, tim ini memperbaiki sejumlah kekurangan tunggangan pada kompetisi sebelumnya.
"Mobil kami sekarang lebih ringan, lincah, aerodinamis dan ergonomis," papar Muhammad Kamal Ardi Putra yang menjadi ketua tim di kampus UGM, pada Rabu (7/8/2019).
Menurut lelaki yang disapa sebagai Kamal itu, mereka menerapkan prinsip ergonomika pada bagian kokpit. Hal itu dilakukan agar memudahkan pengendalian mobil serta memperhatikan segi kenyamanan driver.
Sementara buat spesifikasi mesin, jet besutan tim UGM ini mengandalkan mesin KTM 450 SX-F 2019 dilengkapi fitur launch control. Perbaikan dilakukan untuk meminimalkan kejadian selip pada ban belakang saat melakukan start.
Mesin itu juga cukup ringan dan memiliki torsi besar di putaran mesin rendah. Dengan demikian, cocok digunakan untuk sirkuit yang memiliki banyak belokan dan trek lurus pendek.
Baca Juga: Dampak Listrik Padam, Pabrikan Otomotif Merugi
"Mobil kami juga menerapkan anti roll bar sehingga mampu meningkatkan roll moment inertia pada mobil dan untuk meningkatkan traksi pada ban saat bermanuver," jelasnya.
Kamal berharap, tahun ini mereka mampu meraih prestasi laiknya tahun lalu. Pada 2018, Bimasakti meraih peringkat ke-3 kategori Bussiness Presentation Event di Student Formula SAE Competition of Japan 16th 2018.
Tim kebanggaan UGM ini juga meraih Jama Chairman Award, ditujukan bagi tim yang berhasil melewati semua rangkaian kejuaraan tanpa nilai penalti, mulai dari registrasi, submit dokumen, maupun inspeksi teknis. Sebelumnya, mereka juga telah mengantongi kemenangan dari balap ketahanan di peringkat pertama, yaitu sebagai peraih 1st Place Endurance Event Southeast Asia. Juga 10th Place Skidpad Event, serta 26th Overall Rank of 2018 Student Formula Japan.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan