Suara.com - Dua petinggi negara bermobil bersama, mungkin sudah biasa. Namun disetiri sang tuan rumah lantas diabadikan dalam bentuk vlog, di situlah kerennya.
Inilah pengalaman Presiden Joko Widodo atau Jokowi saat bertandang ke Malaysia menjelang akhir pekan kemarin (9/8/2019). Usai melakukan pertemuan bilateral di Perdana Putra Building, Putra Jaya, Perdana Menteri Malaysia, Dr Mahathir Mohamad atau biasa disebut Dr M mengajaknya semobil menuju Dining Hall, Seri Perdana.
Alhasil, Dr M menyetir sendiri, sementara Presiden Joko Widodo duduk di depan. Seluruhnya diabadikan dalam vlog yang diberi tagar #JKWVLOG dan berjudul "Numpang Mobil PM Mahathir".
Bagi Presiden Joko Widodo, disopiri langsung Dr M adalah sebuah kehormatan. Meskipun pengalaman ini sendiri bukanlah yang perdana, mengingat lebih dari empat tahun silam beliau pernah mendapat kesempatan serupa, saat test drive Proton, dengan kecepatan mencapai 180 km per jam.
"Beliau setir sendiri. Ngebut juga. Pemimpin senior yang masih enerjik, kerja keras, dari pagi, siang, dan malam. Dan masih setir mobil sendiri," demikian Presiden Joko Widodo mengomentari kerennya Dr M dengan kebiasaan mengemudi sendiri dalam vlog.
Yang disambut dengan senyuman Dr M, serta lambaian tangan, sebelum kembali disibukkan dengan aktivitas menyetir.
Adapun mobil yang digunakan adalah Proton Persona berwarna merah. Versi terbaru atau penyegaran alias facelift dari mobil ini, seperti dikutip dari Paultan, baru saja meluncur di akhir April 2019. Tersedia dalam versi Standard bertransmisi manual seharga 42.600 Ringgit Malaysia (RM) atau sekitar Rp 144,8 juta. Lantas Standard dengan CVT senilai 44.600 RM atau Rp 151,2 juta. Executive CVT seharga 49,600 RM (Rp 168,2 juta), dan Premium CVT senilai 54.600 RM (Rp 185,2 juta).
Latar belakang Proton Persona adalah Proton Wira produksi perdana 1993 yang dipasarkan dengan nama Proton Persona untuk pasar otomotif Britania raya. Generasi kedua meluncur pada 2007, dan generasi ketiga pada 2016.
Baca Juga: Ingin Produk Amerika Berjaya, Donald Trump Ancam Sektor Otomotif Eropa
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
XPeng P7+ 2026 Meluncur: Lebih Kencang dari Pajero, Jarak Tempuh hingga 1.550 km
-
4 Mobil Sebandel Panther dengan Desain Lebih Modern, Cocok di Jalanan Menanjak
-
5 Mobil Keluarga Kuat di Tanjakan dan Perjalanan Jauh, Sparepart Melimpah
-
4 Pilihan Mobil Bekas dengan AC Paling Dingin, Harga Mulai Rp50 Jutaan
-
5 Rekomendasi Motor Bekas dengan Body Gagah, Bisa Dibeli Modal Budget Rp10 Jutaan
-
5 Pilihan Mobil Bekas dengan Sparepart Paling Melimpah di Indonesia
-
5 Rekomendasi Mobil MPV Bekas Pintu Geser Harga di Bawah 100 Juta: Ramah Lansia dan Anak
-
Terpopuler: Harta Yaqut Cholil Meroket Setara McLaren, 5 Mobil Bekas untuk Karyawan UMR
-
TMMIN Nilai Pasar Mobil Indonesia 2026 Belum Jelas
-
Tantangan Pajak Opsen Bayangi Pasar Sepeda Motor 2026