Suara.com - Kemacetan di jalan raya banyak disebabkan pengendara motor atau mobil yang melanggar lalu lintas. Seorag emak-emak di Jogja pun punya cara unik menegur pelanggar lalu lintas yang menyebabkan lalu lintas semrawut.
Lewat jejaring Facebook warganet bernama Fissilmi Hamida mengunggah video berdurasi hampir empat menit.
Ternyata video tersebut merupakan kompilasi alias potongan video dirinya yang menegur pelanggar lalu lintas di Jogja.
Fissilmi, melalui unggahan itu juga menuliskan "Ini nih, emak-emak yang suka negur dan nyemprit para pelanggar. Mau lihat gimana nyebelinnya Aku kalau negur pelanggar?"
Ternyata aksi Fissilmi ini bukan tanpa alasan, lho. "Pulang dari Inggris, Aku stres luar biasa. Hampir setengah tahun lamanya Aku menangis setiap hari, stres sendiri melihat kesemrawutan di sini, setelah terbiasa dengan kehidupan yang super tertib dan teratur di sana," katanya membuka cerita.
Sang suami pun sampai memberikan peluit, guna menyemprit pelanggar lalu lintas, guna mengurangi tingkat stres sekaligus menegur pengguna jalan yang tidak taat peraturan.
"Aku tegur mereka, kadang harus sambil berteriak juga. Rasanya? Ternyata plong, karena hal yang salah, memang tidak seharusnya didiamkan. Maka sejak itu, kuputuskan untuk menegur apa yang memang seharusnya ditegur. Menegur pelanggar seperti ini tidak harus polisi, kan?" Katanya.
Aksinya menegur pengguna jalan yang melanggar peraturan lalu lintas pun direkam dengan ponsel dan diunggah atau dikirim ke jejaring media sosial Polres Jogja.
Tak disangka, aksinya ini pun diapresiasi Polres Jogja karena dianggap sebagai pelopor keselamatan berlalu lintas.
Baca Juga: Motor Listrik Tidak Bersuara, Luhut Bisa Dengar Obrolan Dua Menteri
Pada video unggahan itu, Fissilmi Hamida banyak menegur pengendara motor yang melewati trotoar, berhenti di lajur yang tidak seharusnya dan pemotor yang tidak menggunakan helm.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
70mai Gebrak Pasar Dashcam Indonesia Lewat Produk Berteknologi True 4K dan Koneksi 4G
-
5 Rahasia Vario Evo 160 Terbongkar: Tarikan Makin Buas, Tak Cuma Sekadar Ganti Baju
-
Bayar Pajak Kendaraan di Jawa Barat Kini Bisa Dicicil, Tapi Harus Punya Rekening Bank
-
Tren Baru Komunitas Otomotif Bukan Sekadar Nongkrong Mobil Kini Lirik Olahraga Terkini
-
AISMOLI Desak Pemerintah Beri Kepastian Insentif Motor Listrik Jangka Panjang
-
Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Intip Komparasi Versus Trio Yamaha MAXi 155
-
Apa Bedanya Honda Vario Evo 160 vs Vario 160 Edisi Sebelumnya?
-
Spesfikasi Lengkap dan Harga Honda Vario Evo 160
-
New Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Termurah Rp 28 Juta
-
Infrastruktur SPKLU Masih Jadi Kendala, DFSK Pilih Main Aman dengan Mobil PHEV