Suara.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana akan meremajakan lebih dari tiga ribu angkutan umum. Rencana Pemprov DKI Jakarta ini pun disambut positif oleh warganet. Tapi banyak juga yang menaruh harap lebih pada rencana Pemprov DKI Jakarta.
Mengutip dari akun resmi Pemprov DKI Jakarta, upaya peremajaan angkutan umum adalah bentuk tindak lanjut Instruksi Gubernur (Ingub) Nomor 66 Tahun 2019.
"Pemprov DKI Jakarta meremajakan 3.359 angkutan umum! Upaya ini dilakukan untuk menindaklanjuti Instruksi Gubernur Nomor 66 Tahun 2019 tentang Pengendalian Kualitas Udara,"
Lebih lanjut "Selain itu sebanyak 10.047 angkutan umum di DKI Jakarta terintegrasi dalam Jak Lingko dan diremajakan pada tahun 2020, sehingga tidak ada lagi armada yang berusia di atas 10 tahun,"
Dijelaskan pada infografik tersebut, Pempro DKI Jakarta akan meremajakan 1.779 bus besar, 420 bus sedang dan 1.160 bus kecil.
"Peremajaan armada dan revitalisasi rute ini dilakukan untuk optimalisasi program Jak Lingko, sehingga memudahkan mobilitasmu sehari-hari." Tukas @dkijakarta.
Rencana Pemprov DKI Jakarta dalam meremajakan angkutan umum ini tentu disambut positif oleh warga masyarakat DKI Jakarta, tercermin dari komentar warganet yang menaruh harap.
"Mudah-mudahan bisa menghapus sistem ngetem yang masih diterapkan sama angkot saat ini," kata @s.farisy.
"Sekalian karyawannya diperbarui. Sekarang pelayanan ke pelanggan udah kurang, karena pada sibuk main HP sama ngobrol sendiri-sendiri," ujar @hobibelanja12.
Baca Juga: Disebut Nazar, Uang Rp 50 yang Disebar di KPK Ternyata dari Relawan Jokowi
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
Terkini
-
Petisi Tolak Militer di Ranah Sipil, Ratusan Organisasi Cium Bahaya Dwifungsi TNI
-
Akses Layanan Kesehatan Program JKN Berikan Rasa Aman Bagi Emanuel Giai
-
BRI Hadirkan Promo Buy 1 Get 2 Tiket Bioskop di XXI dan Diskon Popcorn
-
Polisi Ringkus Terduga Pembunuh Mahasiswi NDR, Diduga Pelaku Penusukan Berantai
-
Diskon 20 Persen Bersantap di Dragon Hot Pot Bersama BRI
-
8.000 Dapur MBG Belum Kantongi Sertifikat Kebersihan dan Sanitasi
-
Kejati Periksa Direksi Bank NTB Syariah Terkait Pinjaman PT Carsten
-
Review Serial The Hawk: Ketika Ambisi dan Ego Berbenturan di Lapangan Golf
-
Perkuat Komunikasi Publik di Era AI, Pemprov Jatim Gelar Bimtek Pengelolaan Medsos dan Situs Pemda
-
Pengambilan Ijazah SMA-SMK Dipersulit Sekolah? Lapor ke Ombudsman Riau