Suara.com - Pekan lalu (29/11/2019) Kejaksaan Negeri Kota Cirebon Jawa Barat bekerja sama dengan Kantor Pos Indonesia untuk penerapan sistem baru pembayaran tilang.
Dengan kerja sama tersebut, masyarakat Cirebon bakal dimudahkan untuk membayarkan tilang dengan cuma hadir di Kantor Pos.
Rencananya Cirebon bakal dijadikan sebagai pelopor sebelum program tersebut bakal diterapkan secara nasional.
Walaupun demikian, hal tersebut tak serta merta mendapatkan respons positif di kalangan masyarakat, khususnya oleh warganet.
Apalagi yang dipilih merupakan Kota Cirebon, di mana kota tersebut kerap dijuluki sebagai 'Kota Tilang' oleh warganet di media sosial.
Sederet komentar miring pun terlontar di dunia maya, seperti pada kolom komentar postingan tersebut. Pemilihan kota ini membuat citra 'Kota Tilang' semakin menguat di kota tersebut.
"Polisi Cirebon biasanya nilang plat luar, hmm stnk/sim nya mau dikirim ke rumah? Kena ongkir gak?" tulis Yanuar **
"Belum juga ditilang udah ada info pembayaran. Keknya niat amat cari tilangan." tulis Tony S**.
Walaupun demikian, adanya fasilitas tersebut tergolong cukup memudahkan, ke depannya siapapun yang terkena tilang di kota tersebut (khususnya dari luar kota) bisa membayar melalui kantor pos terdekat dari rumah, setelah itu, barang bukti bisa diantarkan pegawai pos ke rumah pembayar tilang tersebut.
Baca Juga: Pengusaha ini Beberkan Biaya Ganti Oli Bugatti Veyron, Jumlahnya Wow!
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Investor Asing Masih Kabur, Net Sell Tembus Rp72,98 Triliun Sepanjang 2026
-
4 Night Cream Retinol Kunci Wajah Kencang dan Tetap Awet Muda di Usia 35-an
-
LPDB Koperasi Dorong KDKMP Papua Naik Kelas Lewat Program Inkubasi dan Akses Dana Bergulir
-
Kemenhub Akan Koordinasi dengan Malaysia Soal Pilot yang Menyelundupkan Narkoba
-
5 Alasan Kenapa Jalur Pesisir Pandeglang Jadi Surga Baru Buat Komunitas Sepeda
-
Arogansi Pengendara dan Hilangnya Budaya Sabar: Saat Hak Pejalan Kaki di Jalan Raya Terabaikan
-
Jadi Best Seller, Novel Better Than the Movies Siap Hadir dalam Versi Film
-
Awas Bingungkan Pengendara Lain! Kenali Waktu yang Salah untuk Pakai Lampu Hazard
-
Emiten RAAM Pangkas Utang dan Pulihkan Kinerja Operasional, Pendapatan Naik Jadi Rp 128,6 Miliar
-
BGN Suspend Dapur MBG di Semarang usai 707 Siswa dan Guru Diduga Keracunan