Suara.com - Kemarin, Selasa (11/2/2020), Kapolri, Jenderal Pol Idham Azis meresmikan Indonesia Safety Driving Center (ISDC) di Pusdik Lantas Serpong, Tangerang Selatan. Dibangun di lahan seluas 15 hektar, di sini tersedia 150 master trainer yang telah dididik di dalam maupun luar negeri.
Dikutip dari kantor berita Antara, Irjen Pol Istiono, Kakorlantas Polri menyatakan bahwa di ISDC, pihaknya akan melatih 500 Polisi untuk menjadi pelatih di sejumlah Safety Driving Center (SDC) di Indonesia.
"Tahun ini akan kami latih 500 orang lagi untuk menguatkan (kualitas Sumber Daya Manusia) di SDC-SDC yang sudah ada di Indonesia," paparnya Pusdik Lantas Serpong, Tangerang Selatan.
"Kecelakaan (lalu lintas) 70 persen didominasi pelaku (pengendara) roda dua. Oleh karena itu keterampilan mengendarai kendaraan roda dua sangat penting," imbuhnya seraya menyebutkan bahwa SDC yang telah rampung dibangun adalah di Serpong ini, serta di Gorontalo.
Dengan adanya ISDC di Pusdik Lantas Serpong, Istiono ingin menciptakan sumber daya manusia dengan kemampuan berkendara dengan baik. Serta mampu memberikan penilaian atas pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM).
"Kami kuatkan, supaya semua pemilik SIM itu memang kompetensi, tidak asal-asalan. SIM itu keluar bukan kaleng-kaleng, tapi memang si pemohon terampil," ujar Kakorlantas Polri.
Pihaknya pun sudah bekerja sama dengan beberapa komunitas masyarakat yang nantinya bisa menggunakan ISDC sebagai sarana mengasah keterampilan mengemudi maupun berkendara.
"Silakan nanti, komunitas yang mau kerja sama dengan kami, (agar) mengkomunikasikan ke kami, kami gandeng, kami latih," pungkasnya.
Dengan demikian, terbuka luas kemungkinan bagi komunitas otomotif yang ingin berlatih bersama para anggota Polri di ISDC.
Baca Juga: Best 5 Otomotif Pagi: Nomor Cantik Brexit, Jaket Emoji Tersenyum
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam