Suara.com - Efek dari pandemi virus corona mulai terasa ke berbagai sektor, salah satunya tentu saja di bidang ekonomi yang mengakibatkan beberapa bidang jasa, seperti jasa reparasi motor kena imbas.
Tren ekonomi yang serba seret membuat banyak dari masyarakat yang kena PHK, salah satunya para mekanik perusahaan motor.
Namun hal itu tak lantas membuat mereka cuma pasrah berpangku tangan. Beberapa dari mereka langsung bangkit menghadapi kerasnya hidup, salah satunya seorang mekanik asal daerah Jogja yang bernama Novi.
Seorang warganet pengguna akun Facebook bernama AmRIzal Umarella menuliskan melalui sebuah postingan (12/5/2020) mengenai kisah dari Novi.
"Namanya Novi, anak angkat dari nenek istri saya, Novi korban PHK dari sebuah perusahaan yang bergerak di bidang servis motor." AmRizal.
"Dia pantang menyerah dan tidak kalah oleh keadaan, entah dengan usaha seperti apa dia membeli alat2 dan kompresor untuk kemudian berusaha menjadi tukang service motor keliling.
Sedikitpun tidak ada lontaran keluhan dari mulutnya karena di PHK."
Ia juga membeberkan bahwa Novi enggan berkeluh kesah lantaran itu hanya menambah masalah.
"Mengeluh hanya akan menambah masalah saya mas, menghambat doa2 saya dan juga mungkin saya akan kehilangan teman banyak karena bisa membuat mereka kesal dengan saya" ujar Novi pada AmRizal.
Kisah Novi ini rupanya membuat warganet salut. Bahkan tak jarang dari mereka yang dengan sukarela mempromosikan jasa sosok yang kini menjadi mekanik keliling tersebut.
Baca Juga: Viral! Ditilang karena Tak Pakai Helm, Polisi dan Pengendara Motor Cekcok
"Kekuatan medsos akan mendukungmu, izin share semoga banyak yg cari wilayah yg Yogja" tulis Dhewi Miswanti.
"Selamat berjuang mas bisa memberi contoh muda mudi Indonesia" kata Sukalyono.
"bantu share..semoga berkah" ujar Ida Kusterina.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Terpopuler: Mobil Murah dengan Opsen yang Nggak Bikin Perih, Pikap Agrinas Tuai Kritik
-
5 Mobil dengan Pajak Murah, Bensin Irit, dan Opsen Nggak Bikin Perih
-
Rektor Paramadina Kritik Rencana Impor 105.000 Pikap: Deindustrialisasi Terselubung
-
Alasan Agrinas Pilih Impor 105 Ribu Pick Up India Ketimbang Produk Lokal
-
Pilih Mobil Hybrid atau Plugin Hybrid? Cek Perbandingannya di Sini
-
Ukuran Mobil Avanza Berapa? Pastikan Muat di Garasi, Segini Harganya Jelang Musim Mudik Lebaran
-
Geely EX2 Catatkan Ribuan Pemesanan di IIMS 2026
-
Ganti Oli Motor Matic Berapa Bulan Sekali? Ini 5 Rekomendasi Pelumas Ciamik
-
Mau Jual Mobil Bekas di Mana? 5 Rekomendasi Situs untuk Jual Mobil
-
GAC Indonesia Kantongi Ribuan SPK di IIMS 2026, AION UT Jadi Primadona