Suara.com - Pandemi virus corona ini membuat sejumlah warga menerapkan kebijakan lockdown di masing-masing daerah. Rata-rata warga membuat suatu portal agar warga asing tak bisa masuk ke daerah tersebut.
Berbagai portal unik dibuat oleh warga salah satunya di daerah yang satu ini. Viral di media sosial, portal lockdown yang pastinya bikin jantungan pemotor.
Bagaimana tidak, sebuah keranda mayat beserta pocong ditaruh di jalan dekat gerbang masuk desa.
Di portal dekat keranda mayat dan pocong bertuliskan pesan dalam bahasa Jawa, "Ojo rono rene. Dek omah ae, nek gak pingin numpak kene kereto jowo."
Dalam bahasa Indonesia, tulisan itu berarti, "Jangan ke sana-sini, di rumah saja, kalau tidak ingin naik kereta jawa/keranda."
Tak heran jika hal ini bakal membuat pemotor yang melintas mendadak merinding. Apalagi jika nanti pemotor melintas ketika di malam hari, horornya bertambah.
Diketahui, keranda mayat beserta pocong itu dipasang warga Desa Gadungan Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Video ini diunggah oleh akun Facebook Berita Viral.
Aksi ini dilakukan warga sekitar untuk memutus penyebaran virus corona di daerahnya. Apalagi di saat masa Lebaran ini, diperkirakan banyak pemudik dari luar masuk ke daerah tersebut.
Penasaran dengan videonya? Silakan klik DI SINI!
Baca Juga: Keluar Masuk Jakarta buat Berdagang, Penjual Sayur Meninggal Kena Corona
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim