Suara.com - Menjadi sebuah negara yang memiliki produsen otomotif legendaris memiliki sebuah konsekuensi. Yaitu mempertahankan agar nama yang telah menjadi semacam trade-mark itu bisa terus berkelanjutan. Contohnya Renault, identik dengan Prancis. Serta sebaliknya, bila menyebut negara itu, langsung terngiang di benak produk otomotifnya.
Yang menjadi kendala, saat ini pandemi 2019 Novel Coronavirus atau Covid-19 menimbulkan badai dalam industri otomotif global. Tak terkecuali di tubuh Renault. Dikutip kantor berita Antara dari AFP, pemerintah Prancis pada Selasa (2/6/2020) telah menandatangani pinjaman sebesar 5 miliar euro atau setara Rp79,6 triliun untuk Renault.
Bruno Le Maire, Menteri Keuangan Prancis menyetujui pemberian pinjaman ini, setelah bertatap muka dengan jajaran direksi Renault serta serikat pekerja, dan pejabat setempat. Demikian diungkapkan oleh juru bicara Kementerian Keuangan seperti disebutkan AFP, pada Rabu (3/6/2020).
Adapun pinjaman itu akan digunakan Renault agar mampu bertahan setelah diterpa krisis penurunan penjualan dan dampak Covid-19. Dan pertemuan juga membahas hal-hal terkait perombakan manajemen perusahaan. Seperti merestrukturisasi atau bahkan menutup beberapa pabrik, termasuk pabrik Maubeuge di Prancis utara yang memproduksi mobil van Renault Kangoo.
Dari segi distribusi produk baru, penjualan Renault di Prancis terjun 89 persen pada April 2020. Kondisi ini memaksa perusahaan itu menutup pabrik dan sejumlah dealer.
"Kami meminta agar pembicaraan dengan serikat pekerja tentang penerapan proyek industri untuk masa depan segera dimulai. Sehingga terjamin kelangsungan perusahaan dalam jangka panjang atau setelah 2023, termasuk lapangan kerja dan operasi pabrik di Maubeuge. Dan tidak ada keputusan yang akan diambil terkait pengalihan pabrik, kecuali sudah disetujui oleh semua pihak," jelas pihak kementerian.
Catatan dari Redaksi: Mari bijaksana menerapkan aturan jaga jarak dengan orang lain atau physical distancing, sekitar 2 m persegi, dan tetap tinggal di rumah kecuali untuk keperluan mendesak seperti berbelanja atau berobat. Selalu gunakan masker setiap keluar rumah dan jaga kebersihan diri terutama cuci tangan rutin. Dengan pengertian saling bantu dan saling dukung, kita bisa mengatasi pandemi Corona Virus Disease atau Covid-19. Suara.com bergabung dalam aksi #MediaLawanCOVID-19. Informasi seputar Covid-19 bisa diperoleh di Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081-2121-23119
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
5 Rahasia Vario Evo 160 Terbongkar: Tarikan Makin Buas, Tak Cuma Sekadar Ganti Baju
-
Bayar Pajak Kendaraan di Jawa Barat Kini Bisa Dicicil, Tapi Harus Punya Rekening Bank
-
Tren Baru Komunitas Otomotif Bukan Sekadar Nongkrong Mobil Kini Lirik Olahraga Terkini
-
AISMOLI Desak Pemerintah Beri Kepastian Insentif Motor Listrik Jangka Panjang
-
Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Intip Komparasi Versus Trio Yamaha MAXi 155
-
Apa Bedanya Honda Vario Evo 160 vs Vario 160 Edisi Sebelumnya?
-
Spesfikasi Lengkap dan Harga Honda Vario Evo 160
-
New Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Termurah Rp 28 Juta
-
Infrastruktur SPKLU Masih Jadi Kendala, DFSK Pilih Main Aman dengan Mobil PHEV
-
Kenaikan Harga BBM Dongkrak Penjualan Mobil Listrik di Indonesia