Suara.com - Jual beli kendaraan seken menjadi aktivitas umum yang dilakukan masyarakat di Indonesia. Namun, masih ada masyarakat yang ketipu saat melakukan transaksi ini, salah satunya mendapatkan kendaraan yang Bukti Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) palsu.
Biasanya oknum penjual yang melakukan pemalsuan BPKB ini karena beberapa hal salah satunya lupa menyimpan BPKB asli di,mana.
Kadang ada juga yang membeli kendaraan bodong, kemudian ingin menjualnya, tetapi BPKB tidak ada. Salah satu cara yang ditempuh biasanya memalsukan BPKB agar kendaraan bisa laku dengan harga tinggi.
BPKB palsu bisa berakibat pidana pada pemilik kendaraan. Umiumnya mereka akan ketahuan ketika akan memperpanjang pajak kendaraan.
Lalu,, bagaimana sih mengetahui kalau BPKB itu asli atau palsu? Dikutip dari Ntmcpolri, berikut empat tips jitu mengecek keaslian BPKB kendaraan.
1. Lihat Cover BPKB
BPKB asli memiliki cover lebih mengkilap, sedangkan yang palsu agak buram.
2. Cek hologram di halaman paling depan atau pertama.
Biasanya kalau BPKB palsu akan berubah warna jadi kuning saat diterawang. Sedangkan BPKB asli memiliki hologram warna abu-abu dan tidak akan berubah jika diterawang.
Baca Juga: Curhat Gofar Hilman Beli Lambretta, STNK Dan BPKB Tak Kunjung Datang
3. Lihat nomor seri di bagian bawah hologram
Nomor tersebut dimaksudkan untuk membedakan domisili. Sayangnya, untuk detail dari nomor seri tersebut tidak dapat dipublikasikan.
4. BPKB asli akan terlihat lambang Korlantas bila disinari cahaya ultraviolet.
Saat diraba, kertas akan terasa kasar karena logo Korlantas tersebut timbul.
Nah, gimana, cukup membantu bukan cara ini?
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler