Suara.com - Selain melakukan pengecekan terhadap kondisi fisik dan mesin mobil, membeli mobil bekas tentunya juga harus memperhatikan kelengkapan dokumennya. Mulai dari BPKB (Buku Pemilik Kendaraan Bermotor) sampai STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan). Ini menjadi penting karena terkait erat dengan legalitas mobil di mata hukum.
Telitilah karena dokumen lengkap bukan sekadar keberadaan BPKB dan STNK saja, namun termasuk keasliannya. Apalagi diketahui bahwa ada oknum penjual mobil bekas yang bisa mengakali dokumen.
Mengutip mobil88, sebenarnya tidak rumit mengecek keaslian dokumen kendaraan. Namun memerlukan waktu ekstra dan ketelitian sebelum membeli mobil bekas.
Berikut adalah langkah melakukan pengecekan BPKB yang bisa dilakukan:
- Coba cipratkan air sedikit ke STNK mobil yang akan dibeli lalu gosok dengan tangan. Biasanya yang palsu menggunakan tinta biasa sehingga tulisan mudah luntur.
- Di STNK asli, terdapat hologram logo korps Polri (Polisi Republik Indonesia) di atas tulisan cap STNK. Perhatikan baik-baik dan samakan dengan contoh STNK lain. Hologram ini susah ditiru dan pada STNK palsu jelas tertera bedanya.
- Coba cek kesamaan nomor rangka dan nomor mesin di STNK dengan yang ada di mesin mobil. Seharusnya nomornya sama. Jika berbeda dipastikan Anda mendapatkan dokumen palsu.
- Coba cek lewat pajak kendaraan. Sekarang bisa dengan mudah men-download aplikasi khusus untuk mengetahui iuran pajak dan akan diminta nomor kendaraan sesuai daerah. Pastikan nomor kendaraan yang tertera di STNK ada.
- Ingin lebih pasti lagi, STNK bisa langsung dicek ke SAMSAT dan diverifikasi apakah asli atau tidak.
Untuk lebih meyakinkan lagi, pastikan tempat jual mobil bekas yang berkualitas dan menjamin kelengkapan kendaraan. Mulai dari kondisi fisiknya sampai dokumen.
Berita Terkait
-
4 Mobil Harga ala Motor Aerox, Mesin Badak Cocok untuk Kendaraan Pertama: Simak Saran Pakar
-
Sering Diremehkan Karena Tua, Hatchback Rp 85 Jutaan Ini Simpan Teknologi yang Bikin Ketagihan
-
Mekanik Menyerah Bikin Innova Bensin Irit, Cek 4 Mobil Bekas 1200cc Hemat BBM Ini
-
4 Dampak Serius Mobil yang Biasa Pertamax Ganti Pertalite: Hemat di SPBU Boncos di Bengkel?
-
5 Mobil Paling Irit Bensin dan Awet untuk Keluarga: Muat 7 Penumpang, Cocok Gantikan Innova
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
Terkini
-
Daihatsu Hijet Versi Baru Hadir Mulai 128 Jutaan, Kini Ada Fitur 4WD
-
4 Pilihan Mobil 4x4 Bekas Buat Main Tanah, Harga Terjangkau Pas Buat Pehobi
-
Dari Rp150 ke Rp17.000: Menelusuri Sejarah Kenaikan Harga BBM dari Era Soekarno hingga Prabowo
-
Oli Motor Makin Boros di Tengah Kenaikan Harga, Benarkah Tanda Harus Turun Mesin?
-
Terpopuler: 4 Mobil Seharga Aerox, Spesifikasi Motor Matic dan Mobil Kawasaki Harga Miliaran
-
Keamanan Konsumen Terancam Honda Tarik Satu Juta Unit Kendaraan Karena Masalah Serius
-
Harga BYD M6 DM di bawah Rp300 Juta, Lebih Murah dari Toyota Veloz Hybrid
-
Strategi Yamaha Banjir Promo di Jakarta Fair 2026 Redam Dominasi Pesaing
-
Menguji Iritnya Honda PCX 160 RoadSync dalam Touring ke Rancabali
-
Meksiko Tantang Pasar Otomotif Dunia Lewat Mobil Listrik Nasional Seharga LCGC