Suara.com - Pabrikan velg kenamaan asal Jerman, BBS atau kependekan dari Baumgartner Brand Schiltach, dikabarkan menuju kebangkrutan setelah mengalami krisis keuangan pasca diterpa pandemi COVID-19.
Mengutip Carcoops, BBS disebut harus menghentikan produksi akibat pandemi. Selain itu perusahaan juga harus berhadapan dengan urusan pasokan yang bermasalah.
"Laporan media mungkin telah menyebar berita bahwa BBS GmbH terpaksa mengajukan kebangkrutan di pengadilan distrik di Rottweil pada awal minggu ini. Ini adalah langkah penting untuk mencegah kebangkrutan dalam beberapa bulan mendatang," demikian tulis pernyataan resmi perusahaan.
Lebih lanjut, melalui keterangan tertulis, perusahaan masih harus melihat rencana perusahaan di ujung ketidakberuntungan ini.
Pasalnya perusahaan juga memiliki kesepakatan dengan balap stock car Amerika Serikat, NASCAR untuk memasok velg single-lug bagi mobil yang akan digunakan turun ke lintasan.
"Kebangkrutan akan berdampak pada rencana perusahaan saat ini," demikian disebutkan pihak perusahaan.
Dan situasi saat ini, sebenarnya bukan pertama kali menempatkan BBS berada dalam situasi keuangan yang sulit. Pada 2007 pernah mengajukan kebangkrutan untuk pertama kali dan segera diakuisisi oleh perusahaan bernama Punch International.
Selanjutnya pada 2011, perusahaan mengajukan kebangkrutan lagi dan baru-baru ini pada 2015, perusahaan Korea Selatan Nice Corp menjadi pemegang saham mayoritas di BBS.
Seperti diketahui BBS bukan satu-satunya perusahaan di industri otomotif yang merasakan dampak dari pandemi COVID-19. Contoh dampak virus Corona terhadap dunia otomotif adalah raksasa mobil sewaan Hertz yang harus mengalami kebangkrutan pada akhir Mei 2020.
Baca Juga: Juara di F1 GP Styria, Hamilton Semakin Dekati Rekor Michael Schumacher
Sebagai catatan, BBS berdiri pada 1970, seperti dikutip dari laman resmi BBS, perusahaan ini didirikan Heinrich Baumgartner dan Klaus Brand di Schiltach, Black Forest Jerman. Akronim Baumgartner Brand Schiltach, dipilih sebagai nama brand.
Pertama kali, perusahaan menangani auto body parts berbahan plastik, sampai 1972. Inovasinya adalah velg tiga pieces gaya sport. Posisinya kuat untuk motorsport. Mulai go-public pada 1980 dengan nama BBS Kraftfahrzeugtechnik AG. Tiga tahun berikutnya, anak perusahaan BBS lahir di Jepang dan Amerika Serikat, bersamaan dengan pembukaan cabang di Italia.
BBS merayakan ulang tahun ke 25 pada 1995, pada saat Michael Schumacher memenangkan balap Formula One (F1) untuk kedua kalinya di bawah tim Benetton Renault yang menggunakan ban BBS. Dan berbagai kejuaraan motorport diterjuni BBS, dengan hasil membukukan serangkaia kemenangan. Dengan gaya retrofit yang mengalami revolusi velg two pieces, BBS ikut menggarap velg gaya klasik berdesain global.
Berita Terkait
-
Lando Norris Kunci Gelar Juara Dunia Formula 1 2025
-
Ogah Pusing, Max Verstappen Anggap Gelar Juara Dunia Tidak Terlalu Penting
-
Siapa Hannah Schmitz? Wanita Inggris Otak di Balik Keajaiban Max Verstappen di F1
-
Jadwal F1 GP Abu Dhabi 2025: 3 Pembalap Siap Rebut Gelar Juara Dunia
-
Hanya Selisih 12 Poin dari Norris, Max Verstappen Paksa Penentuan Juara F1 2025 ke Seri Terakhir!
Terpopuler
- 7 Mobil Bekas Keluarga 3 Baris Rp50 Jutaan Paling Dicari, Terbaik Sepanjang Masa
- JK Kritik Keras Hilirisasi Nikel: Keuntungan Dibawa Keluar, Lingkungan Rusak!
- Nikmati Belanja Hemat F&B dan Home Living, Potongan Harga s/d Rp1,3 Juta Rayakan HUT ke-130 BRI
- 5 Sepatu Running Lokal Selevel Asics Original, Kualitas Juara Harga Aman di Dompet
- Nikmati Segarnya Re.juve Spesial HUT ke-130 BRI: Harga Istimewa Mulai Rp13 Ribu
Pilihan
-
Jadwal dan Link Streaming Nonton Rizky Ridho Bakal Raih Puskas Award 2025 Malam Ini
-
5 HP RAM 6 GB Paling Murah untuk Multitasking Lancar bagi Pengguna Umum
-
Viral Atlet Indonesia Lagi Hamil 4 Bulan Tetap Bertanding di SEA Games 2025, Eh Dapat Emas
-
6 HP Snapdragon RAM 8 GB Termurah: Terbaik untuk Daily Driver Gaming dan Multitasking
-
Analisis: Taktik Jitu Andoni Iraola Obrak Abrik Jantung Pertahanan Manchester United
Terkini
-
Cek Harga Mobil Bekas Chery J6, Fitur Lengkap Berteknologi Paling Dicari 2025
-
4 Rekomendasi Mobil Matic Irit BBM di Bawah Rp 100 Juta, Cocok untuk Keluarga
-
4 Model City Car Honda yang Cocok untuk Mahasiswa, Irit dan Bandel
-
Fungsi Fitur Wet Mode Mitsubishi Xforce yang Wajib Diketahui
-
Tutup 2025, UD Trucks Tekankan Investasi Pada Kualitas SDM
-
Suzuki Cetak Rekor Penjualan Tertinggi 2025, Fronx Hybrid Jadi Primadona Baru
-
4 Perbedaan Isi Ban Motor Pakai Angin Biasa dan Nitrogen, Lebih Baik Mana?
-
5 Rekomendasi Motor Matic yang Kuat Angkut Berat 150 Kilogram
-
Mobil Listrik Bekas Termurah Harga Berapa? Ini 3 Merek Terbaik
-
5 Rekomendasi Motor Bekas Matic dan Bebek, Modal Rp3 Juta Sudah Siap Gas