Suara.com - Kondisi pandemi COVID-19 membuat mobil lebih banyak diam di rumah. Nah, saat lama tidak dipakai inilah, ada sederet hal yang harus diperhatikan terutama soal perawatan aki atau baterai kendaraan.
Mesti dipahami bahwa kondisi parkir lama tidak membuat baterai atau aki mobil menjadi lebih awet. Justru sebaliknya, aki akan mudah tekor lias bisa soak saat mesin dihidupkan.
Alasannya, ketiadaan siklus pengisian ulang yang biasa terjadi saat mesin hidup atau ketika mobil berjalan. Sehingga proses recharging tidak terjadi.
Menurut Boediarto, Head of After Sales & CS Operation Group PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), saat mobil terparkir dalam waktu lama akan terjadi penurunan daya pada aki meskipun terbilang kecil.
Namun usah gelisah, ada sederet langkah perawatan yang lebih detail bagi aki mobil saat jarang dipakai.
Berikut empat langkah merawat aki dari Mitsubishi, agar sumber daya ini tetap bisa berfungsi optimal setelah lama didiamkan:
1. Periksa jenis aki
- Pertama, kenali dulu jenis aki mobil. Apakah tipe aki basah atau tipe aki kering. Pada tipe aki basah, mengecek kondisi aki bisa diperhatikan pada batas atas dan bawah cairan elektrolit.
- Bila batas cairan mendekati batas bawah berarti harus ditambah.
- Pada tipe aki kering (maintenance free), umumnya terdapat indikator warna kemampuan aki. Warna biru menandakan aki masih dalam kondisi prima, warna putih tanda aki butuh tambah setrum atau charging, dan merah wajib ganti.
2. Periksa terminal aki
- Langkah berikutnya memeriksa terminal aki atau kondisi luar baterai. Jika ada kotoran berwarna putih seperti kerak maka harus segera dibersihkan. Lepas semua konektor aki, kemudian siram kerak putih tadi pakai air hangat.
3. Nyalakan mesin 3 hari sekali
Baca Juga: Lampu Motor Terus Menyala, Bikin Aki Tekor?
- Untuk tetap menjaga kondisi aki mobil tetap prima, ada baiknya memanaskan mobil secara rutin. Dengan menyalakan mesin setiap tiga hari sekali bisa membuat aki mobil tetap terisi.
4. Jaga putaran mesin konstan
- Memang aki mobil bisa terisi ketika mobil dipanaskan setiap tiga hari sekali. Namun akan lebih baik jika mobil dibawa jalan di sekitar rumah selama 10 sampai 15 menit.
- Pasalnya untuk pengisian daya ke aki tetap maksimal harus dijaga di putaran mesin 1.500 rpm. Agar maksimal, mau tidak mau harus sedikit menekan pedal gas agar tekanan RPM bisa naik dan proses pengisian berjalan sempurna. Bisa saja dinyalakan di garasi, namun akan menimbulkan polusi.
- "Untuk merawat aki mobil, tidak akan efektif jika hanya dalam kondisi diam dengan putaran mesin (RPM) langsam. Paling baik mobil harus dibawa jalan agar proses pengisian daya dari alternator ke baterai berlangsung maksimal. Lebih baik dibawa jalan sebentar, agar RPM bisa tercapai di untuk membuat arus listrik ke aki maksimal. Paling ideal itu di atas 1.500 RPM, dan ketika mobil dibawa jalan itu juga membuat komponen lain yang bekerja juga terjaga kondisinya," jelas Boediarto, dikutip dari laman Mitsubishi Indonesia.
Berita Terkait
-
7 Laptop dengan Baterai Paling Awet, Tetap Produktif saat Mati Listrik
-
Bosan Parfum Cepat Hilang? Ini 5 Rekomendasinya yang Tahan 24 Jam
-
Aturan Keamanan Baru China Berpotensi Dongkrak Harga Mobil Listrik Dunia
-
3 Pilihan Smartwatch Baterai Awet 2 Minggu Penggunaan Reguler, Cocok untuk Lari dan Harian
-
Lebih dari Sekadar Awet Muda, Ini Alasan Healthy Aging Jadi Tren Baru Dunia Kecantikan
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
5 Rahasia Vario Evo 160 Terbongkar: Tarikan Makin Buas, Tak Cuma Sekadar Ganti Baju
-
Bayar Pajak Kendaraan di Jawa Barat Kini Bisa Dicicil, Tapi Harus Punya Rekening Bank
-
Tren Baru Komunitas Otomotif Bukan Sekadar Nongkrong Mobil Kini Lirik Olahraga Terkini
-
AISMOLI Desak Pemerintah Beri Kepastian Insentif Motor Listrik Jangka Panjang
-
Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Intip Komparasi Versus Trio Yamaha MAXi 155
-
Apa Bedanya Honda Vario Evo 160 vs Vario 160 Edisi Sebelumnya?
-
Spesfikasi Lengkap dan Harga Honda Vario Evo 160
-
New Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Termurah Rp 28 Juta
-
Infrastruktur SPKLU Masih Jadi Kendala, DFSK Pilih Main Aman dengan Mobil PHEV
-
Kenaikan Harga BBM Dongkrak Penjualan Mobil Listrik di Indonesia