Suara.com - Rem motor adalah bagian dari sektor safety yang berfungsi untuk memperlambat dan menghentikan putaran roda. Dengan pengereman ini, laju kendaraan dapat dikontrol selalu. Dua modelnya yang dikenal pada sepeda motor adalah rem tromol dan disc atau rem cakram.
Kedua model rem ini sangat bergantung pada kondisi kampas rem agar bisa memperoleh hasil pengereman yang baik. Cara kerja model disc atau cakram adalah memanfaatkan daya jepit kampas rem. Sedangkan rem model tromol memiliki mekanisme yang memanfaatkan tekanan kampas rem pada dinding drum brake.
Karena itu, pengendara perlu mengetahui apakah kampas masih dalam kondisi baik atau sudah harus diganti.
Mengutip laman Wahana Motor, dealer dan layanan servis authorized Honda, berikut adalah beberapa tanda bila kondisi kampas rem sudah kurang baik.
Silakan disimak tanda-tanda kampas rem sebagai berikut:
1. Muncul suara berdecit saat mengerem
- Suara decit yang muncul mungkin terjadi akibat gesekan kampas yang mulai menipis dengan cakram.
- Suara juga bisa muncul akibat permukaan kampas rem kotor atau basah, atau kampas rem mulai mengeras.
2. Jarak tarik tuas rem lebih dalam
- Hal ini terjadi pada tuas jenis rem tromol, mampu mengindikasikan mulai menipisnya kampas rem.
- Kampas yang menipis memperbesar jarak antara dinding muka kampas dengan dinding cakram atau drum, sehingga membuat jarak tarik tuas rem semakin jauh.
3. Melewati batas indikator keausan
- Kampas rem yang sudah aus juga dapat dilihat dari indikator keausannya.
- Indikator biasanya berupa lubang yang membentuk garis pada dinding kampas. Jika lubang garis sudah menipis atau tak terlihat, tandanya kampas harus diganti.
- Karena kondisi itu, respon kerja rem jadi lambat.
4. Minyak rem berkurang
Baca Juga: Rossi Bersyukur Maverick Vinales Terhindar dari Maut Usai Rem Blong
- Pada sistem disk brake atau pengereman cakram, penggunaan kampas rem yang aus dapat mengurangi volume minyak rem.
- Jika minyak rem berada di bawah batas minimum, sistem pengereman menjadi tidak maksimal dan berpotensi terjadinya rem blong.
Berita Terkait
-
Momen Sakral Penggantian Kiswah Ka'bah di Masjidil Haram
-
Lesu di Lapangan Banteng, Mengapa Purbaya Layak Diganti?
-
Dudung Ungkap Alasan Kepala BGN Diganti, Ada Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG
-
Sering Diabaikan! Begini Cara Merawat Rem Motor
-
5 Ciri-Ciri Mesin Cuci Perlu Diganti Bukan Diperbaiki, agar Tidak Rugi Jangka Panjang
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Yamaha Gear Ultima Buktikan Skutik Kompak Bisa Tangguh di Jalur Perkotaan Maupun Pedesaan
-
Kenaikan Harga BBM Diklaim Tak Berikan Dampak Terhadap Penjualan Mobil Premium
-
Yamaha R15 Paket Hemat Harga Tak Sampai 30 Juta, tapi Joknya Nyambung
-
Andalkan Autopilot, Mobil Listrik Xiaomi Pecah Rekor Sirkuit
-
Hyundai Ioniq 5 Setara BYD Apa? Kini Harganya Lebih Murah 150 Jutaan
-
Gebrakan BMW Indonesia Rilis Tiga Mobil Kencang untuk Pecinta Adrenalin
-
Ambisi Akio Toyoda Pertahankan Mesin Bensin Dinilai Bisa Jadi Ancaman Bagi Masa Depan Toyota
-
Muka Mirip Lamborghini, Berapa Jarak Tempuh Hyundai Ioniq V Terbaru?
-
Harga 8 Jutaan Setara DP Vario Evo 160, Intip 7 Motor Anti Cupu Cocok untuk Pelajar
-
Mobil Listrik Shell Bisa Isi Daya Cuma 10 Menit, Apa yang Beda Dibanding EV Biasa?