Suara.com - Saat berjumpa, Tesla dan Volkswagen saling kagum satu sama lain. Contohnya saat pimpinan Tesla Incorporation, Elon Musk, dan Herbert Diess, pemimpin Volkswagen melakukan test drive di Jerman baru-baru ini. Namun perkara siapa menjadi yang paling unggul, jelas keduanya ingin membuat produk terbaik serta tercepat.
Belum lama ini, Elon Musk mengadakan kunjungan ke negeri yang menjadikan black forest cake sebagai salah satu signature dish. Orang nomor satu Tesla itu meninjau bakal pabrik Tesla Gigafactory untuk pasar Eropa, juga mengadakan tatap muka dengan pihak kementerian terkait pemasaran vaksin COVID-19. Diteruskan menjajal produk mobil listrik Volkswagen ID.3.
Dikutip kantor berita Antara dari Bloomberg, Volkswagen menyatakan dalam posisi yang baik untuk mengejar kesuksesan Tesla. Baik menyoal jumlah produksi mobil listrik maupun pengembangan perangkat lunak.
"Jika Tesla mendirikan tiga pabrik berkapasitas produksi 300.000 hingga 500.000 unit mobil, kami sudah berbicara antara 900.000 sampai 1,5 juta unit," papar Bernd Osterloh, Chairman Works Council Volkswagen kepada media Jerman, Welt am Sonntag.
"Kami ingin mencapai hal yang sama seperti Tesla pada 2023, bahkan lebih awal," lanjut Bernd Osterloh.
Teknologi modular "electric-drive matrix" dengan kemampuan membuat banyak model mobil dalam satu platform menjadi salah satu hal yang membuat Volkswagen percaya diri mampu mengejar Tesla.
Kemudian, poin berikutnya yang membuat Volkswagen merasa lebih unggul adalah posisi sebagai induk perusahaan yang menjadi payung berbagai brand mobil Eropa. Termasuk Audi, dengan proyek mobil masa depan Artemis.
Pada Juni 2020, manufaktur otomotif Jerman di bawah naungan Volkswagen Group itu, memperkenalkan proyek percepatan mobil listrik Audi Artemis. Targetnya membawa lebih banyak kendaraan ramah lingkungan ke jalan raya pada 2024. Audi Artemis akan fokus pada beberapa kerangka kerja utama, antara lain teknologi baru, swakemudi, serta mobil tertentu yang lebih spesifik pada efisiensi bahan bakar.
Selain itu, Audi dan Volkswagen juga akan mengerjakan hal-hal terkait mesin dan baterai mobil listrik. Serta pengembangan digitalisasi otomotif.
Baca Juga: Bertemu Elon Musk, Bos Volkswagen Bantah Kerja Sama dengan Tesla
Tag
Berita Terkait
-
Imbas Krisis, Volkswagen Berencana Ubah Pabrik Mobil Jadi Pembuat Iron Dome
-
Tesla Lolos dari Ancaman Recall 2 Juta Unit Mobil Listrik Terkait Fitur Mengemudi Satu Pedal
-
Bos Volkswagen Akui Industri Otomotif China Lebih Unggul dan Terencana di Tengah Gelombang PHK
-
Video Benjamin Netanyahu Minum Kopi, Grok: 100 Persen Palsu, Buatan AI
-
Ekonomi Suram, Pesaing Utama Toyota PHK 50 Ribu Buruh
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
Daftar Harga Mobil Listrik BYD April 2026, Mulai Rp199 Jutaan
-
Apakah Motor Listrik Bayar Pajak Tahunan? Cek Besarannya
-
3 Fakta Kenapa Honda BeAT Dicap Motor Pelit Fitur, Strategi atau Efisiensi?
-
Teknologi New Veloz Hybrid yang Perlu Pengguna Pahami
-
5 Skutik Entry-Level Super Irit BBM Terbaru 2026 Banderol Kaki Lima
-
Honda Jazz 2026 Menjelma Jadi Karya Seni Berkat Sentuhan Kreatif Desainer Muda
-
5 Mobil Hybrid Super Irit Bensin Keluaran 2026 yang Harga Tak Bikin Kecewa
-
Dominasi Mobil Jepang Runtuh Dampak Serbuan Kendaraan Listrik Tiongkok di Australia
-
7 Motor Listrik Roda Tiga Tertutup, Bisa Muat Banyak Siap Terjang Panas dan Hujan
-
BBM Subsidi Dibatasi 50 Liter, Cukup Buat Kerja Bolak-Balik Jakarta-Bandung Pakai Mobil Pribadi?