Suara.com - Saat melakukan perjalanan jauh menggunakan jalan tol, rest area pasti menjadi salah satu pilihan untuk sejenak mengistirahatkan badan. Kesempatan ini biasanya sekaligus dimanfaatkan untuk mengisi bahan bakar kendaraan.
Tapi perlu diketahui rest area sendiri dibagi menjadi dua tipe, yakni tipe A dan B. Dimana rest area tipe B tidak terdapat SPBU.
Consession Monitoring, Compliance & EHS Astra Tol Cipali, Justinus Wisnu Dewanto mengatakan, agar tidak salah saat hendak mengisi bahan bakar perhatikan rambunya.
"Yang mencirikan tipe A dan B bisa dilihat dari rambu. Dari jarak 1 KM dan 500 meter sebelum rest area ada rambu. Nah di situ bisa dilihat ada lambang SPBU keliatan atau tidak," ujar Justinus, ditulis Sabtu (28/11/2020).
Ia menambahkan, ciri kedua yang bisa dilihat adalah dari luas area. Kalau sudah terlanjur masuk ke rest area padahal mau mengisi bahan bakar pasti bisa langsung tahu karna areanya kecil.
"Begitu sudah masuk, bisa langsung terlihat luasan rest areanya. Karena kalau dilengkapi dengan SPBU pasti luas rest area akan lebih besar," ucap Justinus.
Terakhir Justinus mengingatkan, bahwa waktu berhenti di rest area juga ada batas waktunya terutama saat libur panjang.
"Batas waktunya 30 menit untuk saat sibuk. Kalau hari biasa sesuai ketentuan maksimal 3 jam. Lewat dari situ, kita harus cek pengemudi kondisinya kenapa, ada sakit atau bagaimana," kata Justinus.
Baca Juga: Netzme Siapkan Sistem Cashless Untuk Rest Area Milik Jasa Marga
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Karhutla Hanguskan 40 Hektare Lahan di Palangka Raya
-
50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus