Suara.com - Hyundai Motor North America telah melakukan recall atau penarikan kembali atas dua modelnya, Hyundai Sonata edisi 2011-2014 serta Hyundai Santa Fe Sport lansiran 2013-2014.
Dikutip kantor berita Antara dari National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) atau Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional (NHTSA), permasalahan yang menghasilkan keputusan recall adalah kondisi bearing aus dan kerusakan mesin.
Disebutkan bahwa Hyundai telah menyelesaikan penyelidikan atas permasalahan dan melakukan penarikan kembali dua model terdampak kurun 2013 dan 2017 secara tepat waktu.
Hasilnya, sesuai perjanjian Hyundai akan membayar denda tunai sebesar 54 juta dolar Amerika Serikat (AS) dan melakukan investasi 40 juta dolar AS untuk meningkatkan operasi keselamatannya. Juga tunduk pada kemungkinan pembayaran yang ditangguhkan sebesar 46 juta dolar AS, tergantung pada kepatuhan Hyundai dengan Perintah Persetujuan NHTSA.
Investasi dalam operasi keselamatan itu termasuk membangun laboratorium pengujian dan inspeksi lapangan tentang kondisi safety produknya di wilayah Amerika Serikat. Juga menerapkan sistem IT baru untuk menganalisis data keselamatan secara lebih baik, dan mengidentifikasi potensi masalah safety.
"Keamanan pelanggan adalah prioritas tertinggi, dan kami mengambil tindakan segera untuk meningkatkan tanggapan kami terhadap masalah keamanan potensial," papar Brian Latouf, kepala petugas keselamatan Hyundai Motor Amerika Utara, dalam pernyataan resminya, yang dikutip kantor berita Antara pada Minggu (29/11/2020).
"Kami menghargai hubungan kolaboratif dan kooperatif dengan Departemen Perhubungan Amerika Serikat dan NHTSA, dan akan terus bekerja sama dengan badan ini untuk secara proaktif mengidentifikasi dan menangani potensi masalah keselamatan. Kami berkomitmen untuk menjadi yang terbaik di kantor keamanan Amerika Serikat," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Pegang Uang Rp450 Juta di Jogja, Jangan Asal SPK SUV CRETA Alpha Sebelum Lihat Ganasnya Versi N Line
-
Kualitas Perangkat Lunak Toyota bZ4X Dipertanyakan Setelah Recall Berulang Kali
-
Konsumen Toyota dan Lexus Jengah, Protokol Recall 270 Ribu Unit Mobil Jadi Sebabnya
-
Ramai-Ramai Mundur, Panselnas Akhirnya Hapus Denda Rp100 Juta Manajer Koperasi Desa Merah Putih
-
Hyundai Diam-Diam Siapkan Staria Hybrid untuk Pasar Indonesia
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
5 Rahasia Vario Evo 160 Terbongkar: Tarikan Makin Buas, Tak Cuma Sekadar Ganti Baju
-
Bayar Pajak Kendaraan di Jawa Barat Kini Bisa Dicicil, Tapi Harus Punya Rekening Bank
-
Tren Baru Komunitas Otomotif Bukan Sekadar Nongkrong Mobil Kini Lirik Olahraga Terkini
-
AISMOLI Desak Pemerintah Beri Kepastian Insentif Motor Listrik Jangka Panjang
-
Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Intip Komparasi Versus Trio Yamaha MAXi 155
-
Apa Bedanya Honda Vario Evo 160 vs Vario 160 Edisi Sebelumnya?
-
Spesfikasi Lengkap dan Harga Honda Vario Evo 160
-
New Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Termurah Rp 28 Juta
-
Infrastruktur SPKLU Masih Jadi Kendala, DFSK Pilih Main Aman dengan Mobil PHEV
-
Kenaikan Harga BBM Dongkrak Penjualan Mobil Listrik di Indonesia