Suara.com - Memasuki pengujung 2020, pandemi virus Corona penyebab COVID-19 masih menyelimuti Indonesia. Tidak terhindarkan, terjadi dampak virus Corona di sektor otomotif. Bahkan terhadap perekonomian Indonesia yang masuk ke dalam zona resesi berdasarkan laporan Badan Pusat Statistik pada Selasa, 5 November 2020. Untuk itu, Federal Oil bertekad ingin ikut memberikan kontribusi positif.
Bentuknya adalah menggelar program Sobek Berhadiah yang telah berlangsung sejak 1 Agustus 2020, dan akan berakhir 31 Desember 2020, dengan cakupan area seluruh wilayah Indonesia.
Dalam program ini Federal Oil mengajak pengguna motor matik untuk tetap rutin menjaga kondisi mesin motor, guna menunjang mobilitas sehari-hari agar tetap maksimal. Selain itu, dengan membeli produk Federal Matic series bertanda promo bakal mendapatkan hadiah.
Program ini diharapkan mampu menggerakkan konsumen untuk datang ke bengkel, dan melakukan pembelian produk, serta servis perawatan kendaraan bermotor, sehingga dapat membantu roda perekonomian bengkel di tengah masa sulit pandemi ini.
"Selain memberikan reward bagi konsumen, program ini juga kami tujukan bagi mitra strategis kami yaitu bengkel. Melihat kondisi ekonomi di tengah pandemi, kami rasa penting ikut berkontribusi, dan berharap melalui program ini dapat mendorong konsumen untuk melakukan pembelian di bengkel agar dapat meningkatkan pendapatan mereka," jelas Yanto Iskandar, 2W Sales B2C General Manager Federal Oil, di Jakarta.
Ia menambahkan, respon dari bengkel dirasakan begitu positif, tercatat ribuan bengkel telah ikut berperan dalam menjual, dan mendorong kelangsungan program Sobek Berhadiah. Tercatat beberapa hadiah telah keluar untuk para pemenang, seperti hadiah utama motor, smartphone, dan voucher belanja.
Bagi pengguna motor matik di Tanah Air, silakan bergabung dengan program Sobek Berhadiah. Caranya dengan produk Federal Matic series (Federal Matic 30, 40, Ultratec Matic, dan Y-Matic) bertanda promo.
Lalu sobek label bagian belakang, dan temukan kode uniknya, segera kirim kode ini melalui SMS dan tunggu hadiahnya.
Baca Juga: Ada Nama Mio di Yamaha Gear 125, Begini Penjelasan Produsennya
Berita Terkait
-
Tuas Persneling Mobil Manual Mendadak Seret? Jangan Dipaksa, Kenali Penyebab dan Solusi Mudahnya!
-
Risiko Mesin Jebol Mengintai Pemilik Mobil Saat Libur Sekolah Jika Abaikan Hal Ini
-
Bagian yang Wajib Diperiksa saat Service Mobil Sebelum Lakukan Road Trip
-
Motor Jarang Dipakai, Kapan Sebaiknya Ganti Oli?
-
Kaum 'Mager' Merapat, Ada Lomba Rebahan Berhadiah Rp5 Juta
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
Terkini
-
Banjir Review Positif! Ini Shade Bedak Tabur Make Over yang Pas Banget di Kulit Sawo Matang
-
Mengulas Penyihir Dahsyat dari Oz: Fantasi Klasik tentang Keberanian dan Harapan
-
Viral Gula Disulut Sendok Panas Semburkan Api, Benarkah Mirip Bensin? Ini Penjelasan Sainsnya
-
Gubernur Tokyo Minta Karyawan Pakai Celana Pendek ke Kantor, Ada Apa?
-
Ini Alasannya Mengapa JPMorgan Naikkan Rating BBRI ke Overweight
-
Lantik Perwira Baru, Prabowo Ingatkan Jangan Pernah Korupsi
-
Sinopsis 'Other Mommy': Ketika Ibu Kandung Sendiri Berubah Jadi Entitas Menyeramkan
-
JPMorgan Upgrade Saham BBRI ke Overweight, Nilai Prospek Bisnis Mikro Semakin Menjanjikan
-
17 Saksi Diperiksa Kejari, Siapa Otak Skandal Jual Beli Jabatan Kepsek Makassar?
-
Prabowo Berencana Bentuk Dewan Pengawas BGN, Nanik Diminta Jadi Ketua