Suara.com - Mobil pribadi saat ini menjadi pilihan sejumlah masyarakat untuk melindungi diri terpapar virus corona (Covid-19). Meski dinilai lebih efektif, tapi para ilmuwan baru-baru ini mengungkap bila risiko penularan virus di dalam mobil jauh lebih tinggi.
Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Science Advances mengungkapkan mengemudikan mobil boleh-boleh saja, asalkan membuka sedikit jendela. Saat berada di dalam mobil, pengendara tidak disarankan untuk menutup kaca terlalu rapat.
Seperti dilansir dari Motorbeam, dengan membuka kaca jendela maka akan terjadi pergantian udara di kabin. Sedangkan saat ditutup, sirkulasi udara yang ada di dalam kabin jadi kurang sehat.
Berdasarkan pengujian yang dilakukan melalui simulasi komputer, peneliti mengatur mobil dengan kecepatan 80 km/jam. Kabin diisi oleh 2 orang, pengemudi dan penumpang yang duduk di bangku kiri belakang.
Selama simulasi, terlihat kaca mobil yang terbuka menciptakan pola aliran udara yang mengurangi konsentrasi partikel aerosol di dalam kabin.
Virus corona diperkirakan menyebar melalui partikel aerosol kecil yang dapat bertahan di udara dalam waktu lama. Menurut penelitian, hal ini memungkinkan risiko penularan yang lebih tinggi. Pasalnya sirkulasi udara tidak berputar dengan baik.
Sedangkan saat kaca jendela di buka, risiko tertular jauh lebih kecil. Tapi dengan catatan, jendela yang dibuka sesuai dengan posisi duduk masing-masing.
Namun, para peneliti mengatakan bahwa cara tersebut tidak sepenuhnya menghindari penumpang dan pengemudi dari penularan Covid-19. Supaya lebih maksimal, pihaknya menyarankan agar penghuni kabin mobil tetap menggunakan masker selama dalam perjalanan.
Baca Juga: Mobil Baru Akhir Tahun? Ada Wuling Experience Weekend Cheer Up Indonesia
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Lupakan Skutik, Motor Bandel Honda Ini Layak Dilirik: Irit Tembus 59,8 km/liter
-
Apakah Mobil Listrik Boleh Pakai Ban Mobil Biasa? ini 5 Rekomendasinya
-
Bagian Apa Saja dari Mobil Listrik yang Butuh Perawatan Rutin?
-
Honda Resmikan Pabrik Baru di Turki, Ada Apa di Baliknya?
-
Sekali Muncul Langsung Bawa 2 Model, Suzuki Siap Acak-acak Pasar NMAX dan PCX di Indonesia
-
Harga Selisih 100 Juta Lebih, Apa Bedanya Hyundai Stargazer Cartenz dan Cartenz X?
-
5 Mobil BMW Ini Konon Mudah Dirawat bak Toyota, Harganya Cuma Segini
-
10 Mobil 1200cc ke Bawah Irit Bensin dan Murah Pajak: 'Low Cortisol', Anti Kantong Jebol
-
Mobil Harian Harga Mirip Motor 250cc: Mending Hyundai Grand Avega Hatchback, i20, atau Kia Rio?
-
Diam-diam Rilis Versi Mewah: Suzuki Hadirkan Mobil Pekerja Keras Murah, Bisa Jadi Andalan Keluarga