Suara.com - Ducati mengumumkan penarikan kembali atau recall untuk model Ducati Scrambler 1100 di pasar Amerika Utara.
Penarikan kembali ini dilakukan setelah ditemukan permasalahan pada bagian exhaust flapper cable. Dikhawatirkan kondisi ini berpotensi membuat bagian itu bersentuhan dengan baterai atau aki yang berisiko menyebabkan kebakaran.
Ducati menjelaskan masalah ini karena kabel yang mengontrol flapper knalpot--yaitu katup dalam sistem pembuangan dengan tugas menjaga aliran gas buang--berpotensi bersentuhan dan terkena kabel positif utama baterai.
Dalam situasi itu akan rawan terjadi korsleting, dan dalam kasus yang paling ekstrem, bahkan mamppu menyebabkan kebakaran.
Badan Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional Amerika Serikat atau NHTSA menyatakan kondisi ini dan Ducati sebagai produsen memperkirakan sekitar satu persen dari 1.072 unit motor produksinya telah terdampak.
Melansir Ride Apart, penarikan kembali itu melibatkan Ducati Scrambler 1100 produksi 2018 sampai 2021. Namun fokus recall diberikan kepada model produksi antara Maret 2018 sampai Oktober 2020.
Perusahaan akan menghubungi pemilik melalui surat dan recall dengan nomor SRV-RCL-20-003. Diperkirakan proses perbaikan atas recall akan dimulai 25 Januari 2021. Pemilik Ducati Scrambler 1100 diminta untuk mengunjungi dealer Ducati.
Dan hingga kini, belum ada laporan tentang kebakaran atau cedera terkait masalah ini.
Baca Juga: Kaleidoskop Oto: Skutik 2020, Yamaha dan Piaggio Rajin Isi Pasar Nasional
Berita Terkait
-
4 Rekomendasi Powerbank Fast Charging: Tak Khawatir HP Lowbat, Desain Minimalis
-
Honor Siapkan HP Gahar dengan Baterai 14.000 mAh, Bye-bye Powerbank
-
4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
-
3 Cara Cek Battery Health di HP Android, Lengkap dengan Tips agar Awet
-
7 Laptop dengan Baterai Paling Awet, Tetap Produktif saat Mati Listrik
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Yamaha Gear Ultima Buktikan Skutik Kompak Bisa Tangguh di Jalur Perkotaan Maupun Pedesaan
-
Kenaikan Harga BBM Diklaim Tak Berikan Dampak Terhadap Penjualan Mobil Premium
-
Yamaha R15 Paket Hemat Harga Tak Sampai 30 Juta, tapi Joknya Nyambung
-
Andalkan Autopilot, Mobil Listrik Xiaomi Pecah Rekor Sirkuit
-
Hyundai Ioniq 5 Setara BYD Apa? Kini Harganya Lebih Murah 150 Jutaan
-
Gebrakan BMW Indonesia Rilis Tiga Mobil Kencang untuk Pecinta Adrenalin
-
Ambisi Akio Toyoda Pertahankan Mesin Bensin Dinilai Bisa Jadi Ancaman Bagi Masa Depan Toyota
-
Muka Mirip Lamborghini, Berapa Jarak Tempuh Hyundai Ioniq V Terbaru?
-
Harga 8 Jutaan Setara DP Vario Evo 160, Intip 7 Motor Anti Cupu Cocok untuk Pelajar
-
Mobil Listrik Shell Bisa Isi Daya Cuma 10 Menit, Apa yang Beda Dibanding EV Biasa?