Suara.com - Beberapa hari terakhir, viral di media sosial razia knalpot di beberapa daerah di Indonesia. Para pemotor yang menggunakan knalpot bising bakal ditilang dan dihukum.
Hukumannya pun bermacam-macam mulai dari melepas knalpot langsung hingga mendengarkan knalpot yang bising tersebut.
Hukuman yang disebutkan tadi ternyata tidak berlaku untuk negara Thailand.
Seperti unggahan yang diposting oleh akun Facebook Rasyandi Marvino, terlihat polisi melakukan razia dengan cara elegan.
Para polisi di sana memberhentikan pemotor yang diduga menggunakan knalpot bising dengan santai sambil membawa alat canggih.
Pemotor yang diduga melanggar akan diberi tahu polisi kalau knalpotnya terlalu bising.
Lalu polisi membuktikannya kalau knalpot bising dengan menggunakan sebuah alat khusus yang canggih.
Alat tersebut bernama sound meter, yang memang dikhususkan untuk mengukur suara knalpot dengan standar ukuran desibel (dB).
Jadi pemotor akan tahu seberapa bisingnya knalpot dengan melihat angka yang tertera pada alat tersebut. Namun tidak diketahui standar kebisingan di negara Thailand.
Baca Juga: Viral Curhatan Pramugari: Kru Pesawat Tak Mati, Tapi Terbang Lebih Tinggi
Jika mengacu di Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 7 Tahun 2009 yang berlaku di Indonesia tentang Ambang Batas Kebisingan Kendaraan Bermotor Tipe Baru. Buat motor 80cc – 175cc maksimal bising 83 dB dan di atas 175cc maksimal bising 80 dB.
Jika melebihi standar yang tertera di peraturan tersebut, polisi berhak melakukan tilang yang sesuai dengan aturan yang berlaku.
Untuk melihat video selengkapnya, klik DI SINI!
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
Terkini
-
5 Mobil Paling Irit Biaya Servis, Sparepart Melimpah dan Ringan Buat Harian
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Layanan Purna Jual Topang Bisnis Auto2000 di Tengah Lesunya Penjualan Mobil Baru
-
140 Tahun Mercedes-Benz: Dari Mobil Pertama Dunia Sampai Jejak Awal di Indonesia
-
Auto2000 Kantongi Ribuan Unit Pemesanan Veloz Hybrid Meski Belum Ada Harga Resmi
-
5 Tanda Kampas Kopling Mobil Habis, Jangan Paksa Jalan Tanjakan
-
Sinyal Kehadiran Denza B5 di Indonesia Semakin Dekat, Debut di IIMS 2026 ?
-
Berapa Harga Isuzu Panther Bekas? Berikut 9 Pilihannya Mulai Rp 70 Juta
-
Penyakit Khas Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Wajib Dicek Sebelum Beli
-
All-Out di Negeri Seberang, BYD Siapkan Mobil Khusus untuk Pasar India