Suara.com - Zona rendah emisi diberlakukan mulai hari ini, Senin (8/2/2021), PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) memodifikasi dua rute mikrotrans di kawasan wisata Kota Tua, Jakarta Barat. Demikian dikutip dari kantor berita Antara.
"Modifikasi ini dilakukan agar mobilitas masyarakat yang sudah biasa menggunakan kedua rute itu bisa tetap dilayani dengan baik," jelas Prasetia Budi, Direktur Operasional TransJakarta dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Senin (8/2/2021).
Dua rute mikrotrans yang mengalami modifikasi adalah JAK 10 dengan rute Tanah Abang - Kota dan JAK 13 Kota - Jembatan Lima.
Modifikasi yang dilakukan atas mikrotrans adalah seperti ini:
Tanah Abang – Kota (JAK 10)
- Perubahan rute hanya untuk layanan yang menuju ke Kota, sementara rute sebaliknya tetap memiliki rute yang sama.
- Pengalihan per shelter atau halte:
Dari Tanah Abang - Setelah lampu merah Kota lurus ke Jl. Asemka - Belok kanan ke Jl. pintu kecil – Jl. Roa Malaka Selatan - Lurus ke Jl. Roa Malaka Utara – Jl. Kali Besar Barat – kembali jalur normal.
Tanah Abang – Jembatan Lima (JAK 13)
Pengalihan rute dilakukan di kedua arah dengan detail pengalihannya sebagai berikut:
Arah Tanah Abang
- Jembatan Lima - Setelah lampu Kota belok kanan ke Jl. Asemka - Belok kanan ke Jl. Pintu Kecil - Belok kiri ke Jl. Kopi – kembali ke jalur normal.
Arah Jembatan Lima
Baca Juga: Sangar Namun Rendah Emisi, Hyundai Kona EV Bakal Jadi Mobil Patwal
- Tanah Abang - setelah Jl. Pintu Kecil - lanjut ke Jl. Roa Malaka Selatan - lurus hingga Jl. Roa Malaka Utara - lanjut Jl. Kalibesar Barat – kembali ke jalur normal.
Dengan adanya modifikasi rute, kedua layanan yang melewati Tanah Abang itu dipastikan tidak akan melewati tiga perhentian yaitu:
- Bus stop Bank BNI
- Bus stop Jembatan
- Bus stop Kali Besar Barat
Pengalihan rute itu mulai berlaku berbarengan dengan diberlakukannya zona rendah emisi.
Selain itu, dalam masa pandemi TransJakarta mengingatkan masyarakat agar tetap menjalankan protokol kesehatan dan menghindari keluar rumah mengingat Covid-19 belum usai.
Sedangkan untuk transaksi penggunaan layanan jasa kendaraan umum, TransJakarta juga menyarankan agar menggunakan aplikasi TIJE untuk bertransaksi sehingga bisa tercipta kondisi contactless.
Berita Terkait
-
Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya
-
DTKJ Usul Mikrotrans Tak Lagi Gratis, Tarif Rp 2.000 Dinilai Bikin Data Penumpang Lebih Akurat
-
DTKJ Usul Tarif Langganan Transjakarta Rp 200 Ribu per Bulan, Ada Diskon 20 Persen
-
Tarif Transjakarta Diusul Rp 5.000, Transjabodetabek Rp 10.000
-
Demi Jakarta Bebas Polusi, 100 Mikrotrans Listrik Siap Mengaspal 2027
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 2 Juli 2026, Ada Kuda hingga Anjing
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Bedah Data: Fenomena Unik Peminat Mobil Mitsubishi, Makin Mewah Malah Makin Laku
-
Strategi Yadea Percepat Kepemilikan Motor Listrik Lewat Skema Kredit di PRJ 2026
-
Aturan Baru Malaysia Persulit Ekspansi Mobil Listrik China, Chery Hingga BYD Kena Imbas
-
Pemerintah Kembali Tunda Insentif Mobil Listrik, Industri Otomotif DIpaksa Menunggu Tanpa Kepastian
-
Daftar Mobil SUV 1500cc 2 Baris Terlaris Sepanjang 2026, Fronx Dikeroyok Duo Honda
-
Datsun Go Solusi Transportasi Merakyat? Kencang, Harga Miring, tapi Begini Catatan dari Pakar
-
Membongkar Fakta MPV Penggerak Roda Depan yang Sering Dianggap Remeh Saat Menanjak
-
Penjualan Toyota GR Supra Justru Melejit saat Produksinya Resmi Dihentikan
-
Tunda Memaksakan Diri Nyicil Vario Evo, Ini 6 Motor Under 5 Jutaan Cocok untuk Pelajar 2026
-
Ketidakjelasan Insentif Pemerintah Berisiko Hambat Laju Penjualan Mobil Listrik Nasional