Suara.com - Produsen skuter berpenyeimbang diri, Segway, di bawah perusahaan induk baru Ninebot, baru-baru ini mulai melakukan ekspansi produk.
Tak cuma skuter, mereka berusaha mencakup sepeda listrik dan go-kart dan masih banyak lagi. Tetapi evolusinya masih jauh dari selesai.
Dilansir dari Ride Apart (7/4/2021), Ninebot mengungkapkan bahwa mereka akan meluncurkan sepeda motor hybrid hidrogen listrik bernama Segway Apex H2.
Motor ini dijadwalkan untuk rilis di tahun 2023, desain ambisiusnya sekilas membuat orang teringat dengan motor di film fiksi ilmiah.
Apex H2 akan menggunakan sistem suspensi yang mirip dengan "James Parker's Rotational Advanced Design Development" (RADD) yang ditemukan pada GTS 1000 dan motor konsep Morpho Yamaha.
Walaupun jarang ditemui di pasaran, Segway berharap dapat mengubah tren itu dengan motor sport futuristik racikannya.
Bersamaan dengan desain suspensi radikal, Ninebot akan menggunakan energi listrik dan hidrogen untuk memberi daya pada Apex H2.
Hidrogen ini dimuat pada tabung yang dapat ditukar. Namun ia tetap memerlukan kartrid pengganti atau stasiun pengisian ulang .
Mengingat kurangnya infrastruktur stasiun pengisian listrik hingga saat ini, mengandalkan sumber energi ganda mungkin lebih merepotkan alih-alih lebih praktis.
Baca Juga: Bruk! Mengerikan 2 Motor Matic Terlibat Kecelakaan di Jalan Amir Machmud
Namun, jika perusahaan dapat mewujudkan teori di balik Apex H2 menjadi praktik, itu bisa menjadi platform yang sangat menarik.
Segway mengklaim sepeda motor hybrid akan menghasilkan 60 kW (80 tenaga kuda), mencapai nol hingga 100 km / jam (62 mph) dalam empat detik, dan mencapai kecepatan tertinggi 150 km / jam (93 mph).
Konsumsi energi secara keseluruhan belum diungkapkan tetapi Segway melaporkan bahwa Apex H2 membakar satu gram hidrogen per kilometer.
Rencananya motor ini mungkin dirilis ke publik dengan harga sekitar 10.700 dolar AS atau sekitar Rp 154,8 jutaan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
AISMOLI Desak Pemerintah Beri Kepastian Insentif Motor Listrik Jangka Panjang
-
Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Intip Komparasi Versus Trio Yamaha MAXi 155
-
Apa Bedanya Honda Vario Evo 160 vs Vario 160 Edisi Sebelumnya?
-
Spesfikasi Lengkap dan Harga Honda Vario Evo 160
-
New Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Termurah Rp 28 Juta
-
Infrastruktur SPKLU Masih Jadi Kendala, DFSK Pilih Main Aman dengan Mobil PHEV
-
Kenaikan Harga BBM Dongkrak Penjualan Mobil Listrik di Indonesia
-
Terpopuler: Beda eMotor Tyranno vs Tyranno X, Honda Vario 160 Anyar Meluncur Hari Ini?
-
Pegang Uang Rp450 Juta di Jogja, Jangan Asal SPK SUV CRETA Alpha Sebelum Lihat Ganasnya Versi N Line
-
DFSK E5 Plus Ramaikan Pasar SUV dengan Teknologi PHEV untuk Pasar Indonesia