Suara.com - Menjelang hari pertama pelaksanaan Larangan Mudik 2021 (5/5/2021) dijumpai sederet "potret" akal-akalan mudik yang membuat miris atau tepok jidat karena mengundang tawa. Salah satu paling hits adalah tertangkap petugas saat bersembunyi di truk sayur. Yup, di antara bahan pangan, tersembul beberapa kepala. Tahun lalu, ada pula kendaraan pribadi diangkut pakai mobil gendong atau truk dan ditutup rapat-rapat.
Nah, cara-cara itu mungkin sudah kuno atau usang. Kekinian, ada modus yang "terang-terangan". Artinya tanpa perlu sembunyi-sembunyi, geber saja kendaraan di jalan. Akan tetapi ... saat ditanya petugas di Posko Penyekatan Mudik, cara menjawab pertanyaan adalah: mobil yang digunakan ini kendaraan test drive.
Perwira Pengendali (Padal) Pos Penyekatan Gerbang Tol Timur 1 Iptu Budi Setiyo menyatakan bahwa petugas di lapangan telah menemukan modus pemudik menggunakan mobil test drive ini.
Terjadi Jumat (7/5/2021), petugas Posko Penyekatan Mudik di Gerbang Tol Bekasi Timur mendapati kasus ini saat melakukan pemeriksaan.
"Selama melakukan monitoring penyekatan mudik di lapangan dalam Operasi Ketupat Jaya 2021 di Tol Bekasi Timur, kami menemukan salah satu mobil Test Drive yang bermaksud ingin masuk ke Tol Bekasi Timur," ungkap Iptu Budi Setiyo saat dijumpai di Tol Bekasi Timur.
Menurut penuturannya, petugas memberhentikan mobil test drive dikarenakan adanya kecurigaan melihat kapasitas penumpang. Mobil bukan berisi dua orang, melainkan empat penumpang.
"Setiap mobil yang mencurigakan untuk melewati jalur tol kami lakukan pemeriksaan, dan benar saja. Ketika kami melakukan pemeriksaan terhadap salah satu mobil test drive itu, di dalam tidak berisikan dua orang saja, melainkan empat orang," jelasnya.
Karena ditemukan indikasi mudik, mobil test drive diminta putarbalik oleh petugas.
Baca Juga: MG Care Siaga Tetap Buka Saat Lebaran, Catat Tanggal Layanannya
"Mobil test drive itu kami putarbalik, karena kami tidak ingin apabila dilanjutkan untuk bepergian, mereka bisa saja pergi sampai jauh untuk melaksanakan mudik dan akhirnya mereka pun menurut," lanjutnya.
Sebelum kejadian mobil test drive diputarbalik ini, terdapat 54 kendaraan berhasil diputarbalikkan petugas kurun Kamis atau hari pertama Larangan Mudik 2021 (6/5/2021) hingga siang tadi, Jumat (7/5/2021) pukul 11.00 WIB. Terdiri dari empat bus dan dua truk atau angkutan barang.
"Melalui penyekatan larangan mudik di GT Tol Timur ini, 54 kendaraan berhasil kami putarbalikkan, dengan cara humanis. Yaitu mengedepankan pengertian masih pandemi Covid-19 dan adanya larangan mudik yang dikeluarkan Pemerintah Pusat," kata Iptu Budi Setiyo.
Adapun alasan para pemudik yang diberhentikan petugas dan diputarbalikkan adalah ingin mengunjungi keluarga, menemui orangtua hingga mudik ke kampung halaman.
Sebagai catatan khusus dari kanal otomotif Suara.com, situasi pandemi Covid-19 membuat test drive yang biasanya digelar para Agen Pemegang Merek (APM) untuk para jurnalis tidak dilakukan untuk tujuan luar kota.
Sebagai gantinya, test drive hanya dilakukan di sirkuit tertutup atau dalam kota secara terbatas. Seperti contohnya dalam peluncuran Toyota Raize beberapa hari lalu. Pelaksanaannya juga menerapkan protokol kesehatan ketat dengan test negatif Covid-19 terlebih dahulu.
Demikian pula kapasitas penumpang untuk sebuah mobil test drive. Jangankan di saat pandemi yang dibatasi, di masa normal pun kendaraan tidak diisi terlalu penuh agar tester bisa lebih leluasa mencoba fitur.
Dan tak kalah penting, pastinya tester untuk test drive mengantongi dokumen lengkap, yang terpenting di antaranya surat jalan dari APM bersangkutan, lengkap dengan cap dan tanda tangan penanggung jawab. Di mana spesifikasi mobil dan nama tester disebutkan.
Berita Terkait
-
Hyundai Ajak Konsumen Nonton Langsung Piala Dunia 2026 Lewat Program Test Drive
-
Kesan Singkat Menjajal Suzuki Fronx di GIIAS 2025
-
Kesempatan Langka Test Drive 150 Mobil Impian, Ini Syaratnya!
-
Kencang, Lincah dan Canggih, Itulah BYD Sealion 7 dalam Test Drive BSD - Bandung
-
Kesan Singkat Jajal SUV Pendatang Baru Jetour X70 Plus
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Yamaha Gear Ultima Buktikan Skutik Kompak Bisa Tangguh di Jalur Perkotaan Maupun Pedesaan
-
Kenaikan Harga BBM Diklaim Tak Berikan Dampak Terhadap Penjualan Mobil Premium
-
Yamaha R15 Paket Hemat Harga Tak Sampai 30 Juta, tapi Joknya Nyambung
-
Andalkan Autopilot, Mobil Listrik Xiaomi Pecah Rekor Sirkuit
-
Hyundai Ioniq 5 Setara BYD Apa? Kini Harganya Lebih Murah 150 Jutaan
-
Gebrakan BMW Indonesia Rilis Tiga Mobil Kencang untuk Pecinta Adrenalin
-
Ambisi Akio Toyoda Pertahankan Mesin Bensin Dinilai Bisa Jadi Ancaman Bagi Masa Depan Toyota
-
Muka Mirip Lamborghini, Berapa Jarak Tempuh Hyundai Ioniq V Terbaru?
-
Harga 8 Jutaan Setara DP Vario Evo 160, Intip 7 Motor Anti Cupu Cocok untuk Pelajar
-
Mobil Listrik Shell Bisa Isi Daya Cuma 10 Menit, Apa yang Beda Dibanding EV Biasa?