Suara.com - Honda merilis produk mungil kesayangan banyak penggemarnya, Honda Monkey edisi 2021. Siap beredar di Thailand dan Benua Eropa, yang diunjukkan sebagai andalan adalah perubahan signifikan di bagian mesin.
Melansir RideApart, motor berdimensi kecil ini memiliki dapur pacu dengan diameter dan langkah lebih kecil dibanding sebelumnya. Tujuannya mengejar rasio kompresi lebih besar.
Untuk menggenjot performa, perusahaan otomotif berlogo sayap mengepak itu menyematkan filter udara dan desain air intake anyar dengan tujuan lebih banyak memasok udara ke dalam mesin. Sementara kapasitas mesin masih sama, 125 cc. Luaran tenaga yang dihasilkan 9,3 dk dan torsi 10,9 Nm.
Sebagai pembeda adalah tenaga puncak. Putaran mesin rendah pada 6.750 rpm, sementara sebelumnya 7.000 rpm. Sedangkan torsi puncak di level putaran mesin tinggi menjadi 5.500 rpm dari sebelumnya 5.250 rpm.
Selain itu, perubahan besar juga terdapat pada sistem transmisi. Honda Monkey kini dilengkapi transmisi 5-percepatan, dan sebelumnya 4-percepatan.
Pada sektor performa, saluran pembuangan juga mendapat revisi lewat knalpot baru untuk mengejar standar emisi Euro 5.
Kemudian di bagian kaki-kakinya, suspensi depan mendapat sedikit perubahan berupa jarak travel lebih panjang dan penerapan mekanisme two stage.
Soal harga, Honda Monkey ini dipasarkan 3.899 pound sterling Britania Raya atau setara Rp78,2 juta.
Dan dalam pariwara via kanal YouTube, diperlihatkan produk ini telah mengaspal di beberapa ruas seputaran Greater London, ibu kota England dan Britania Raya. Semangat yang mewakili kehadiran produk ini di Benua Eropa. Seru!
Baca Juga: Penunggang Honda CRF150L Keasyikan Atraksi, Tak Sadar di Belakangnya Ada Mobil Polisi
Berita Terkait
-
Rahasia Atasi Mesin Cuci Bergoyang dan Berisik di Rumah, Tanpa Panggil Tukang Servis
-
Nonton Pee Nak 5: Siap-siap Ketawa di Antara Jump Scare yang Bikin Jantungan!
-
Berpisah, Bangkok United Tak Perpanjang Kontrak Pratama Arhan
-
Startup Singapura Luncurkan Platform AI untuk UMKM Indonesia, Bantu Brand Kuasai Pencarian Google
-
5 Mesin Cuci untuk Bisnis Laundry Skala Kiloan yang Awet
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Canggih, Lampu Kabin Mobil Hyundai Bisa Musnahkan Bakteri: Begini Cara Kerjanya
-
Geely Lipat Gandakan Produksi EX2 di Purwakarta demi Pangkas Waktu Inden
-
Alasan Yamaha Gear Ultima Cocok Jadi Teman Mobilitas Harian, Irit Bahan Bakar dan Bagasi Luas
-
5 Motor Honda yang Namanya Mirip Mobil, Kebetulan atau Sengaja?
-
Skutik Terlaris New Honda BeAT Makin Mewah Lewat Sentuhan Desain Premium
-
Cara Praktis Percantik Kendaraan di Jakarta Fair 2026 Lewat Produk Diton
-
Spesifikasi Yamaha R7: Motor yang akan Dipakai di Moto3 Mulai 2028
-
Nongol di Dealer, Harga Rasa LCGC: Intip SUV Terbaru Renault yang Sekaliber Toyota Raize
-
Yamaha Gear Ultima Buktikan Skutik Kompak Bisa Tangguh di Jalur Perkotaan Maupun Pedesaan
-
Kenaikan Harga BBM Diklaim Tak Berikan Dampak Terhadap Penjualan Mobil Premium