Suara.com - Aksi begal di Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu menimpa mobil ambulans berpelat nomor Polisi PSC BD 9177 KY. Pelakunya berani, mengingat kendaraan fungsi khusus ini baru saja pulang mengantar pasien Covid-19 ke Rumah Sakit AR Bunda Kota Lubuklinggau, Provinsi Sumatera Selatan, sekitar pukul 01.06 WIB. Terbayangkah oleh para pelaku kejahatan itu, bila sepulang dari aksi itu mereka bisa saja membawa "oleh-oleh" virus Corona bagi lingkungan sekitar bahkan mungkin keluarga mereka sendiri?
Dikutip dari kantor berita Antara, pekan lalu (3/7/2021), driver ambulans Muhammad Abdul Kunci dan perawat Indah Permata pulang dari mengantar pasien Covid-19 ke Rumah Sakit AR Bunda Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan, pada dini hari.
Ambulans terpaksa berhenti di Desa Kepala Curup, Kecamatan Binduriang, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, karena mengalami pecah ban.
Saat sopir mobil ambulans sedang berusaha mengganti ban, datang tujuh orang lelaki yang berpura-pura menawarkan bantuan. Namun, sesaat kemudian menodongkan pisau dan meminta sopir serta satu orang perawat yang menunggu di mobil agar menyerahkan barang berharga milik mereka.
Kawanan begal ini membawa kabur dua unit telepon genggam dan uang tunai Rp150 ribu serta beberapa alat kesehatan lainnya.
"Keduanya sudah melapor ke Polsek Padang Ulak Tanding, dan saat ini kami masih melakukan pengejaran terhadap tujuh orang terduga pelakunya," jelas Iptu Tomy Sahri, Kapolsek Padang Ulak Tanding pada Sabtu (3/7/2021).
Sementara itu, Kepala PSC 119 Dinkes Rejang Lebong, Yudi Ardiansyah, secara terpisah menyatakan, akibat kejadian itu kedua orang stafnya mengalami syok karena sempat diancam menggunakan senjata tajam.
"Saat sopirnya sedang mengganti ban datang tujuh orang yang pura-pura menawarkan bantuan, sejurus kemudian sopirnya langsung ditodong dengan senjata tajam, begitu juga di bagian samping pelaku lainnya sudah menodongkan senjata tajam kepada perawat dan mengambil harta bendanya," jelasnya.
Kekinian, Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Bengkulu Kombes Pol Sudarno menyebut pihaknya telah mengantongi identitas tujuh orang terduga pelaku yang membegal ambulans di perbatasan Provinsi Bengkulu-Provinsi Sumatera Selatan itu.
Baca Juga: Stop Press! GIIAS 2021 Ditunda, Usai Pertimbangkan Kenaikan Kasus Covid-19 di Indonesia
"Kami sudah mengantongi nama beserta alamat dari tujuh orang terduga pelaku ini. Penyelidikan akan di back-up Polda Bengkulu dan sekarang dalam proses pengejaran. Kami berharap semua pelaku bisa ditangkap secepat," jelas Kombes Pol Sudarno di Bengkulu, Senin (5/7/2021).
Ia menyampaikan bahwa pihak Kepolisian akan memperketat pengawalan di jalan lintas itu, mengingat kejadian pembegalan di daerah itu bukan yang pertama melainkan untuk sudah yang kesekian kalinya. Juga mengimbau kepada masyarakat yang akan melintas di sana untuk meminta pengawalan petugas, khususnya bagi warga yang melintas di malam hari.
"Dan kami pastikan akan mengambil tindakan tegas terhadap pelaku," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Buku Bajakan: Kejahatan yang Terlalu Lama Dianggap Biasa
-
Pulang Main Futsal, Pria di Koja Dibegal: Kepala dan Kaki Luka Parah
-
Polisi Ringkus Komplotan Begal Sadis di Pekanbaru, Belasan Motor dan Mobil Disita
-
Soal Begal Takut Tentara, DPR Ingatkan Proses Pidana Tetap di Tangan Polisi
-
Disorot Karena Urusi Begal, KSAD TNI: Begal Takut Lihat Tentara!
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian