Suara.com - PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), mengungkapkan kampanye perbaikan atau recall Mitsubishi Xpander akibat pompa bahan bakar (fuel pump) di Indonesia saat ini sudah mencapai 70 persen lebih.
Menurut General Manager After Sales PT MMKSI, Boediarto, sejauh ini sudah tidak keluhan terkait masalah fuel pump.
"Sampai saat ini keluhan konsumen yang mengalami hal itu sudah tidak ada. Sedangkan proses penggantian komponen sampai saat ini progresnya sudah 71 persen lebih dan masih berjalan," ujar Boediarto, saat sesi virtual conference, Selasa (3/8/2021).
Untuk itu, Boediarto mengimbau, konsumen yang belum memeriksakan kendaraan dan kendaraannya terdampak recall disilakan datang ke diler.
"Konsumen tinggal datang ke diler dan periksa. Kalau ada kekhawatiran tinggal ganti," ungkapnya.
Seperti diketahui, PT MMKSI menyampaikan recall untuk model Mitsubishi Xpander pada Juni 2020. Saat diumumkan tercatat 139.111 unit Xpander produksi 2017-2019 terdampak dan perlu recall. Kampanye perbaikan ini tidak termasuk Xpander Cross.
Menurut penjelasan PT MMKSI bagian impeller pada fuel pump dapat berubah bentuk kemudian bergesekan dengan komponen lain di sekitarnya, sehingga berhenti berputar. Gejala bisa dirasakan, yaitu mesin berhenti bekerja atau tidak bisa distarter.
--
Berita Terkait
-
Strategi Pemerintah Siapkan Hidrogen Jadi Bahan Bakar Masa Depan RI
-
Puluhan Ribu Xpeng X9 Kena Recall Akibat Masalah Suspensi Udara Begini Nasib Unit di Indonesia
-
Bahaya Suspensi Ambles Saat Melaju Puluhan Ribu Xpeng X9 Kena Recall
-
Bahaya Kebakaran Mengintai Ratusan Ribu Unit Pengguna BMW dan Toyota Supra
-
Cerita Bayi-bayi Nigeria Bayar Mahal Dampak Perang AS - Iran
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Kemarau Ekstrem Bikin Warga Krisis Air, Negara Tak Boleh Diam
-
Dirjen Bea dan Cukai Bongkar Peredaran 20 Ribu Botol Miras Legal, Selamatkan Uang Negara Rp 2 M
-
6 Fakta di Balik Munculnya Spanduk 'Tangkap Jokowi' di Lebak Banten
-
Digerebek Lagi, Dua Kilang Minyak Ilegal di Muba Terbongkar, Pemiliknya Masih Buron
-
Dorong Ciwidey Naik Kelas, Legislator NasDem Ini Ingin Warga Manfaatkan Jabatannya di Komisi IV DPR
-
Walk Out dari Paripurna, Pengamat Nilai Keliru Jika Sebut Bobby Nasution Arogan
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123
-
Geger Spanduk 'Tangkap Jokowi' Bertebaran di Lebak Jelang Kunjungan ke Banten
-
Karhutla Sumsel Terus Meluas, Mengapa Muba dan Ogan Ilir Jadi Titik Terparah?
-
Generasi Muda Disebut Jadi Kunci Hadapi Tantangan Perubahan Iklim hingga Ketahanan Pangan