Suara.com - Merawat kendaraan tak cuma wajib dilakukan pada sektor mesin, namun perlu juga harus dilakukan pada eksterior.
Bagi pengendara yang kerap berpergian dan terpaksa memarkir tunggangan di lokasi yang rentan terpapar sinar matahari, tentu bisa membuat beberapa bagian cepat kusam, termasuk bagian dashboard.
Sebagai upaya mengatasi persoalan tersebut, Difan Prima Paint menghadirkan Diton Dashboard Coating yang berfungsi mengubah tampilan dashboard kendaraan yang sudah kusam dan retak menjadi tampak baru kembali.
Sales Manager PT Difan Prima Paint, Hoki Khosuma mengatakan, dashboard merupakan salah satu komponen mobil atau motor yang mudah kusam dan retak karena sering terpapar matahari sehingga sering membuat tampilan kendaraan menjadi tak lagi mulus.
“Biasanya perlu biaya mahal untuk memperbaiki atau menggunakan semir yang hanya tahan 1-2 bulan, apalagi kalau ganti dengan yang baru. Dengan adanya Diton Dashboard Coating, para pemilik mobil atau motor bisa mendapatkan tampilan yang benar-benar baru dan tahan lama untuk dashboard tanpa perlu mengeluarkan banyak biaya dan praktis karena tanpa semir," tutur Hoki.
"Cara pengaplikasiannya cukup disemprot seperti mencat kendaraan. Tentunya, selain untuk merawat kendaraan kesayangan, kondisi dashboard yang tampak baru secara tidak langsung akan dapat menambah nilai jual kendaraan, sehingga sangat cocok untuk yang ingin menjual kendaraan dengan harga tinggi di situasi saat ini,” imbuhnya.
Sebagai salah satu produsen cat semprot terbesar di Indonesia yang sudah eksis selama 25 tahun, PT Difan Prima Paint memahami kebutuhan konsumen sehingga memformulasikan Diton Dashboard Coating untuk menyamarkan baret-baret halus di dashboard kendaraan sehingga tidak mengubah tekstur orisinal. Sehingga para pemilik kendaraan dapat mengaplikasikan Diton Dashboard Coating sendiri tanpa harus membawanya ke bengkel.
Selain itu, Diton Dashboard Coating memberikan efek daun talas sehingga dapat mengembalikan fungsi awal dashboard sekaligus mencegah munculnya jamur pada dashboard. Uniknya, Diton Dashboard Coating dapat memberikan efek daun talas di mana hal tersebut tak didapatkan di dashboard orisinal.
Kemudian yang tak kalah penting, kepraktisan penggunaannya juga didukung dengan efisiensi pemakaian di mana satu kaleng Diton Dashboard Coating dapat digunakan untuk satu buah sepeda motor.
Baca Juga: Gaya Anak Jokowi Pimpin Solo, Tinggalkan Mobil Dinas di Lokasi Bermasalah
Diton Dashboard Coating dibanderol dengan harga terjangkau, yaitu Rp65.000/kaleng berukuran 400 ml, sehingga konsumen dapat sangat berhemat untuk memoles kendaraan kesayangan. Apalagi, hasilnya dapat tahan lama hingga 1 tahun yang disesuaikan dengan perawatan optimal.
“Kami menghadirkan produk dashboard coating local pertama di Indonesia yang dapat memberikan hasil elegan dan menjadikan dashboard kusam kembali baru seketika dengan harga yang terjangkau. Sehingga diharapkan dapat memudahkan sekaligus membantu masyarakat yang ingin mempercantik kembali kendaraannya," imbuhnya.
Selain itu, Diton Dashboard Coating juga dapat digunakan pada barang-barang dengan bahan plastik yang biasanya terdapat pada alat elektronik, sandaran tangan kursi meja bekas, dan sebagainya. Oleh karena itu, Dashboard Coating juga memberikan keuntungan bagi para pemilik bengkel elektronik atau barang bekas untuk mempercantik tampilan televisi, radio, hingga DVD untuk menambah nilai jual,” tutup Hoki.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Strategi Mitsubishi Fuso Perkuat Hubungan Konsumen dan Edukasi Perawatan Mesin B50 di GIIAS 2026
-
Solusi Dana PIP Tidak Cair, Ini Informasi Resmi dari Kemendikdasmen
-
OJK Jatuhkan Sanksi Rp91,09 Miliar kepada 104 Pihak di Pasar Modal
-
Ulasan Agent Kim Reactivated: Saat Mantan Agen Rahasia Kembali demi Menyelamatkan Anaknya
-
Isuzu D-Max Tampil Lebih Tangguh dengan Mesin Baru dan Teknologi 4x4 di GIIAS 2026
-
Selamatkan Uang Pajak Rakyat! Prabowo Didesak Segera Pisahkan Dana MBG dari Anggaran Pendidikan
-
IHSG Menguat ke 6.400? Cek Saham-saham Bluechip yang Diserok Asing Ini
-
Pemilik Kendaraan di DIY Bebas Denda Pajak hingga 30 September, Tunggak 10 Tahun Cukup Bayar 5 Tahun
-
BPK Bongkar 6 Hambatan Government 5.0, WTP Tak Lagi Cukup untuk Wujudkan Indonesia Emas
-
Polusi Kendaraan Renggut Satu Nyawa Setiap 12 Menit di Indonesia, Studi Soroti Dampak Seriusnya