BMW Seri 5 E34 di Kazakhstan yang jadi salah satu tunggangan koleksi. Sebagai ilustrasi [Shutterstock].
Suara.com - Mobil bekas kini menjadi pilihan bagi masyarakat yang ingin memiliki kendaraan dengan dana lebih terjangkau. Selain harga murah, kualitas serta pilihannya juga semakin beragam.
Nah, salah satu merek yang selalu menjadi incaran konsumen sebagai second hand car adalah BMW. Brand asal Eropa ini memiliki peminat yang cukup tinggi, terutama di kalangan anak muda dan para pehobi otomotif.
Namun layaknya membeli mobil bekas pada umumnya, tentu ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum meminang BMW bekas.
Mengutip mobil88, berikut tips sebelum memutuskan untuk membeli produk lansiran BMW second hand:
1. Wajib Cek VIN
- Vehicle Identifiaction Number atau VIN bisa ditanyakan kepada BMW Astra untuk mengetahui kondisi mobil secara keseluruhan. VIN akan sangat berguna untuk mengetahui riwayat mobil secara detail.
2. Perhatikan Odometer
- Banyak penjual mobil bekas yang nakal, mengurangi angka kilometer (pada odometer). Dalam membeli mobil bekas, seperti BMW perhatikanlah odometer.
- Dari situ, setidaknya jadi tahu seberapa seringnya mobil digunakan.
- Jika dirasa mencurigakan, untuk tetap menggunakan VIN, guna memeriksa detail mobil secara rinci dan sebenar-benarnya.
3. Sejarah Pemakaian
- Jangan tertipu dengan penampilan. Cari tahu juga tentang sejarah pemakaian mobil.
- Pastikan kepada penjual tentang sejarah atau riwayat pemakaian mobil.
- Jangan hanya melihat tampilan luarnya yang menarik dan harga yang cocok dengan kantong.
- Terakhir pastikan membeli mobil di showroom terpercaya.
Komentar
Berita Terkait
-
Kenaikan Harga BBM Diklaim Tak Berikan Dampak Terhadap Penjualan Mobil Premium
-
Gebrakan BMW Indonesia Rilis Tiga Mobil Kencang untuk Pecinta Adrenalin
-
Harga 8 Jutaan Setara DP Vario Evo 160, Intip 7 Motor Anti Cupu Cocok untuk Pelajar
-
Jakarta Rayakan HUT ke-499 dengan Komitmen Mengutamakan Kualitas Hidup Penduduk
-
Bea Cukai Sita Ribuan Bal Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp53 Miliar
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Yamaha Gear Ultima Buktikan Skutik Kompak Bisa Tangguh di Jalur Perkotaan Maupun Pedesaan
-
Kenaikan Harga BBM Diklaim Tak Berikan Dampak Terhadap Penjualan Mobil Premium
-
Yamaha R15 Paket Hemat Harga Tak Sampai 30 Juta, tapi Joknya Nyambung
-
Andalkan Autopilot, Mobil Listrik Xiaomi Pecah Rekor Sirkuit
-
Hyundai Ioniq 5 Setara BYD Apa? Kini Harganya Lebih Murah 150 Jutaan
-
Gebrakan BMW Indonesia Rilis Tiga Mobil Kencang untuk Pecinta Adrenalin
-
Ambisi Akio Toyoda Pertahankan Mesin Bensin Dinilai Bisa Jadi Ancaman Bagi Masa Depan Toyota
-
Muka Mirip Lamborghini, Berapa Jarak Tempuh Hyundai Ioniq V Terbaru?
-
Harga 8 Jutaan Setara DP Vario Evo 160, Intip 7 Motor Anti Cupu Cocok untuk Pelajar
-
Mobil Listrik Shell Bisa Isi Daya Cuma 10 Menit, Apa yang Beda Dibanding EV Biasa?