Suara.com - Aksi pencurian kendaraan khususnya motor kian banyak dari waktu ke waktu. Tak cuma di Indonesia, hal ini juga jamak ditemukan di belahan Bumi lain.
Berbagai terobosan di sektor keamanan motor pun dikeluarkan baik oleh pabrikan kendaraan maupun institusi resmi.
Di Amerika Serikat (AS), para pakar kini tengah mengembangkan perangkat canggih yang bisa dipakai untuk melacak keberadaan motor.
Dilansir dari Motorcycle News, sederet institusi di AS kini tengah mengembangkan perangkat nano yangan bahan magnet bumi langka, yang dikombinasikan dengan sederet komponen lainnya.
"Magnet tanah jarang seperti magnet neodymium dan magnet samarium-kobalt sedang dikembangkan menjadi sumber daya yang mampu digunakan dalam unit pelacakan nano untuk barang-barang berharga seperti lukisan dan jika tes saat ini berhasil, kendaraan," kata konsultan Met Police dan pakar kejahatan kendaraan, Dr. Ken German.
"Saat ini beberapa magnet bumi jarang yang digunakan telah ditemukan sangat rapuh dan rentan terhadap korosi, membutuhkan penutup berlapis atau berlapis untuk melindunginya dari pecah atau hancur menjadi bubuk," lanjutnya.
"Namun demikian, perangkat mikroskopis ini suatu hari nanti bisa menghilangkan piranti yang agak berat dan tidak praktis.
Komponen bertenaga baterai pada sistem pelacakan di kendaraan, tampaknya mudah ditemukan dan dilepas oleh pencuri."
Semprotan DNA sudah digunakan oleh pasukan di Inggris untuk menghubungkan tersangka dengan waktu, tempat, dan kejahatan tertentu.
Alat ini bekerja dengan cara meresap ke cat kendaraan atau pernis dengan kode uniknya sendiri. Komponen nano yang tengah dikembangkan bekerja dengan cara identik dengan hal ini, memungkinkan polisi mengidentifikasi penjahat.
Baca Juga: Dapat Cat dan Aksen Baru, Tampilan Yamaha FreeGo Semakin Mewah
"Setiap bagian kecil dari teknologi baru yang dapat membantu polisi saat ini untuk mengimbangi kotak peralatan kriminal harus disambut," pungkas Dr Jerman.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
- Lipstik Wardah yang Bagus Apa? Ini 4 Pilihan Paling Tahan Lama untuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
Terkini
-
Dirut Pindad Beri Bocoran Motor Listrik Prabowo: Diluncurkan 13 Agustus
-
7 Cara Ampuh Menghilangkan Luka Bekas Knalpot, Jangan Tunggu sampai Menghitam
-
Jung Ho Yeon Susul Ryu Jun Yeol Dilirik Bintangi Serial Netflix 'Outback'
-
Tingkatkan Kenyamanan Peserta, BPJS Kesehatan Resmikan Layanan PIONIR di Kantor Cabang Mataram
-
Ulasan Cafe Minamdang: Penyamaran Dukun Palsu Bongkar Aksi Kejahatan
-
Gedung Baru Pemkab Kediri Resmi Difungsikan, Mas Dhito Dorong Optimalisasi Pelayanan Publik
-
Sudaryono Akui Ada Penyelewengan di BGN, Janji Ubah Tata Kelola Berbasis Sistem
-
Adaptasi Doc Martin, Drama Medis Komedi Best Medicine Siap Hadir di Netflix
-
Bawa Baterai "Monster" 9.020 mAh, iQOO Z11 Sanggup Diajak Main MLBB Berapa Jam?
-
Strategi Spektrum XLSMART di Jalur 700 MHz dan 2,6 GHz demi Masa Depan 5G Indonesia