Suara.com - Saat ini mayoritas mobil keluaran terbaru sudah dilengkapi power steering. Fungsi fitur tadi adalah membuat putaran kemudi atau setir menjadi lebih ringan saat digunakan.
Nah, di samping memberikan kenyamanan dan bantuan kepada pengemudi, power steering juga bisa rusak. Salah satu indikasinya, putaran setir menjadi lebih berat dari biasanya.
Sebagai pengguna mobil, penyebab dan potensi masalah pada sistem power steering perlu diketahui. Agar bisa ditangani lebih efisien dan tidak menghambat perjalanan.
Dikutip dari laman Deltalube,ada beberapa penyebab terjadinya kondisi ini. Antara lain cairan power steering berkurang. BIsa juga tekanan ban rendah.
Berikut selengkapnya, penyebab terjadinya kerusakan power steering:
Cairan power steering berkurang
- Secara sistem, power steering hidraulis menggunakan cairan untuk memberikan tekanan fluida pada piston di dalam rack dan pinion. Jika jika volume cairan power steering berkurang, tentu tekanan berkurang dan membuat kegiatan memutar setir menjadi lebih berat.
- Berkurangnya cairan power steering ini biasanya terjadi akibat adanya kebocoran. Biasanya kebocoran terjadi pada selang atau seal di rack pinion. Bisa juga karena titik didih yang terlalu tinggi hingga menyebabkan terjadinya penguapan yang berakibat berkurangnya volume.
- Pastikan cairan power steering berada di level maksimal agar kinerja sistem selalu optimal.
Rack Steer Rusak
- Rack steer adalah bagian dari rack dan pinion yang berfungsi untuk menggerakkan roda secara horizontal. Komponen ini bisa aus karena usia pakai dan sering melewati jalan yang berlubang atau bergelombang.
- Salah satu indikasi kerusakan biasanya ada kebocoran di bagian rack steer dan setir pun menjadi berat. Jika sudah demikian, perlu penggantian komponen ini.
Tekanan ban mobil rendah
- Hal selanjutnya yang menyebabkan setir terasa berat adalah karena tekanan ban minim. Logikanya, jika tekanan ban rendah, kerja dari power steering juga menjadi lebih berat.
- Hal ini tidak sulit untuk diselesaikan, cukup menambah tekanan ban, maka setir jadi terasa ringan lagi.
Baca Juga: Piaggio Siap Rilis Sepeda Motor Listrik Rp 50 Jutaan, Tampilannya Ramping
Berita Terkait
-
Eks JKT48 Nabilah Ayu Kena Roasting Netizen Gegara Sebut Power Steering, Kok Bisa?
-
Hidraulik vs Elektrik: Pilih Power Steering yang Mana untuk Mobil Anda?
-
Praktik Menjadi Minimalis dalam Buku 'Seni Membuat Hidup Jadi Lebih Ringan'
-
5 Cara Deteksi Kerusakan Power Steering Elektrik pada Mobil Anda
-
Ini Sederet Ciri Power Steering Elektrik Rusak, Waspadai Gejalanya!
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Ivar Jenner Gabung Dewa United! Sudah Terbang ke Indonesia
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
Terkini
-
Modal 100 Ribu Rupiah Bisa Bikin Mobil Lewat Tol Tanpa Berhenti, Bagaimana Caranya?
-
Hankook Tire Raih Pertumbuhan 130 Persen Berkat Tren Mobil Listrik di Indonesia
-
5 Sedan Bekas yang Mesinnya Badak Kuat Nanjak, Cocok untuk Jangka Panjang
-
5 Mobil Paling Irit Biaya Servis, Sparepart Melimpah dan Ringan Buat Harian
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Layanan Purna Jual Topang Bisnis Auto2000 di Tengah Lesunya Penjualan Mobil Baru
-
140 Tahun Mercedes-Benz: Dari Mobil Pertama Dunia Sampai Jejak Awal di Indonesia
-
Auto2000 Kantongi Ribuan Unit Pemesanan Veloz Hybrid Meski Belum Ada Harga Resmi
-
5 Tanda Kampas Kopling Mobil Habis, Jangan Paksa Jalan Tanjakan
-
Sinyal Kehadiran Denza B5 di Indonesia Semakin Dekat, Debut di IIMS 2026 ?