Suara.com - Mobil ambulans sudah menjadi prioritas di jalan. Hal ini tertuang dalam aturan UU No 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.
Namun terkadang, beberapa pengendara baik pemobil ataupun pemotor yang kurang memahami hal tersebut.
Mereka kadang tidak membuka akses jalan ketika mobil ambulans melintas di jalan raya.
Sama halnya yang terlihat dalam sebuah video yang diunggah oleh akun Facebook @Rizly Kurniawan satu ini.
Dalam unggahannya tersebut, tampak sosok pemotor arogan yang menghalangi laju ambulans.
Kala itu, terlihat jalan raya yang cukup sempit. Sebuah mobil ambulans yang hendak membawa pasien dengan tujuan RSU Bhakti Husada Cikarang mendapatkan gangguan di jalan.
Pemotor yang tampak tak menggunakan helm tidak membuka akses jalan tersebut sehingga ambulans kesulitan melintas di jalan.
Bahkan escorting atau pengawalan pun tak mampu membuat pemotor yang tak menggunakan helm tersebut menepi.
Justru escorting yang naik motor tersebut menjadi korban dari pemotor.
Baca Juga: Ehime Toyota Motor Hibahkan Mobil Pemadam Kebakaran dan Ambulans untuk Sulawesi Selatan
Pemotor memukul bagian depan motor escorting tersebut hingga menyebabkan laju ambulans terhalang.
Sempat berhenti agak lama, lalu muncul pria yang menyuruh pemotor tersebut untuk menepi agar ambulans bisa melintas.
Usai pemotor yang tak pakai helm tersebut menepi, akhirnya ambulans itu pun berhasil melanjutkan perjalanan menuju rumah sakit tujuan.
Video ini pun mengundang reaksi dari warganet di kolom komentar.
"Anak siapa itu woy ?! Mohon kpd orang tuanya, kalau anaknya ODGJ jangan dikasih kendaraan, dapat mengganggu lalulintas," tulis @Q***.
"Ya bginilah orang primitif ga ngerti arti sirine ambulan, miris banget,, beda sama luar negeri kalau ada sirine ambulan langsung minggir dan berhenti semua & memberikan penghormatan salut sama attitudenya orng luar," beber @Galang R***.
Untuk melihat video selengkapnya, klik DI SINI!
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis