Suara.com - Sepeda motor menjadi alat transportasi yang paling banyak digunakan masyarakat untuk mobilitas sehari-hari. Namun memasuki musim hujan, pengendara motor tentunya dituntut untuk lebih ekstra berhati-hati saat berkendara.
Untuk menghindari potensi bahaya yang mungkin terjadi, Yamaha Riding Academy Bangka Belitung (YRA BaBel) menyuguhkan sejumlah tips yang dapat diperhatikan pengguna sepeda motor.
Berikut adalah tips aman berkendara roda dua saat musim hujan:
Jaga jarak aman
Berkendara dalam kondisi hujan atau jalan yang basah membutuhkan jarak aman untuk menghindari kecelakan. Pasalnya dalam kondisi seperti ini jalan lebih licin sehingga traksi atau daya cengkeram roda motor berkurang.
Selalu waspada
Berusaha untuk tetap fokus terhadap sekitar kita, baik itu kendaraan lain, jalan yang berlubang, dan ada orang yang menyeberang, dengan tetap waspada. Menjaga fokus akan membantu pengendara untuk mengatur kecepatan yang aman.
Mengatur penggunaan rem
Lakukan pengereman dengan halus dan perlahan, karena saat kondisi hujan traksi atau daya cengkeram roda terhadap permukaan jalan yang basah akan berkurang.
Baca Juga: Pasar Sepeda Motor Tumbuh 38 Persen Sepanjang 2021
Untuk menghindari slide atau tergelincir saat melakukan pengereman, atur tekanan rem, dan jaga jarak pengereman agar motor lebih mudah dikendalikan.
Gunakan Safety Gear yang Tepat
- Jas hujan model setelan (atasan dan bawahan)
- Helm dengan visor bening
- Gunakan sepatu anti air / karet
- Gunakan sarung tangan
Pastikan kondisi motor prima
- Kondisi rem yang pakem.
- Kembangan ban yang bagus atau tidak gundul.
- Tekanan ban yang sesuai dengan standar spek.
- Electrical atau lampu berfungsi baik.
- Kondisi cover body yang baik, tidak terbuka. Karena air yang masuk dapat
- menyebabkan korsleting di bagian komponen electrical.
- Selalu persiapkan kendaraan dengan baik dan lakukan perawatan secara berkala
- agar kondisi kendaraan selalu prima.
Berita Terkait
-
Muatan Penumpang Disorot! Bus ALS Maut yang Tewaskan 16 Orang Angkut Tabung Gas hinga Sepeda Motor
-
Awe-Awe Kedua dari Balik Pohon Tua di Tikungan Gumitir
-
Awas, Kendaraan 'STNK Only' Bisa Jadi Awal Petaka! Ini Penjelasan OJK
-
6 Fakta Sepeda Motor Listrik untuk Pengadaan Program MBG, Jumlahnya 21 Ribu
-
Spesifikasi Emmo JVX GT dan Emmo JVH Max, Sepeda Motor Listrik Elit Rp50 Jutaan
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pemerintah Luruskan Isu Larangan Vape, Pelaku Industri Bernafas Lega
-
Kupas Tuntas Transportasi Jakarta: Beneran Bikin Hemat atau Malah Ribet?
-
Aturan AI Berlaku, Korporasi dan Sektor Keuangan RI Bisa Terancam Denda 2% dari Pendapatan
-
Bukan 'Ujug-ujug', Terungkap Alasan Kaesang Pilih Jateng Jadi Medan Tempur Menuju Senayan
-
Kepala Bakom Qodari Jawab Polemik Londo Ireng, Kabinet Bayangan hingga Gubernur BI
-
Wamendagri Ingatkan Sayembara Tangkap Begal Harus Tetap Sesuai Hukum
-
Massa Petani Tembakau Gelar Aksi di Kemenko PMK, Desak Pembatalan Aturan PP 28/2024
-
Ramai Wisatawan Dipalak Saat Foto di Plang Malioboro, UPT Tertibkan Fotografer
-
DPR Minta BGN Terbitkan Aturan Tertulis Larangan Dapur MBG Pakai MinyaKita dan Gas Melon
-
Oliver Twist: Perjuangan Anak Yatim Melawan Kemiskinan dan Eksploitasi