Suara.com - Chery mengumumkan telah memulai proses produksi mobil OMODA 5 berteknologi Chery 4.0 di Anhui, China, yang menyasar pasar otomotif global bersetir kanan, termasuk Indonesia.
Chery Omoda 5 dikembangkan selama 18 bulan untuk menjadi produk yang benar-benar global. Sejak debut di Guangzhou Auto Show 2021, mobil itu telah menerima respons yang baik di pasar otomotif China maupun di luar negeri.
"Omoda 5 adalah model penting bagi perusahaan karena merupakan model global pertama perusahaan yang dikembangkan berdasarkan permintaan internasional, dan produk utama untuk masuk ke Uni Eropa dan pasar penggerak (setir) kanan," kata Chairman Chery Automobile, Yin Tongyue dalam siaran pers dikutip Jumat (18/2/2022).
Tujuan pasar internasional pertama untuk OMODA 5 adalah Rusia, diikuti oleh Uni Eropa, dan negara dengan pasar setir kanan seperti Indonesia, Australia, Malaysia dan lain-lain.
“Kami berharap Omoda 5 bisa menjadi pengalaman pembelian dan pilihan baru yang lebih baik bagi konsumen khususnya generasi muda di Indonesia," kata Marketing and Product Director PT Chery Motor Indonesia, Qin Gang seperti dilansir dari Antara.
Sebelumnya, Chery menandai kehadiran kembali ke Indonesia dengan mengenalkan tiga mobil baru di segmen sport utility vehicle (SUV), yakni Tiggo 4 Pro, Tiggo 7 Pro, dan Tiggo 8 Pro.
Sebelum Indonesia, model dari seri Tiggo SUV itu telah diluncurkan terlebih dulu di sejumlah wilayah, seperti Eropa Timur, Amerika Selatan, dan Timur Tengah. Ketiga mobil yang akan dipasarkan di Indonesia nantinya akan dirakit secara lokal (CKD).
Chery Omoda 5 sendiri tampaknya akan diluncurkan di Indonesia dalam waktu dekat. Ini diketahui dari unggahan dalam Instagram Chery Indonesia yang antara lain menampilkan foto SUV tersebut dan bahkan melakukan jajak pendapat untuk mencari nama yang pas untuk mobil tersebut di pasar Tanah Air.
Baca Juga: Chery Janji Akan Bangun Pabrik Mobil di Indonesia
Berita Terkait
-
Chery Q Gebrak Pasar Mobil Listrik Kompak dengan 20 Fitur ADAS Hingga Kamera Kolong
-
Jurus Chery Pinjam Nama Produk Lawas Suzuki saat Merilis Pikap PHEV
-
Mobil Listrik Hasil Kerjasama Chery dan Huawei Terlihat Lakukan Uji Jalan di Indonesia
-
Diam-diam Pasar Mobil PHEV Meledak di 2026, Naik Nyaris 400 Persen
-
Aturan Ketat China Bakal Depak Mobil Listrik EREV yang Cuma Jual Janji Jarak Tempuh
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
70mai Gebrak Pasar Dashcam Indonesia Lewat Produk Berteknologi True 4K dan Koneksi 4G
-
5 Rahasia Vario Evo 160 Terbongkar: Tarikan Makin Buas, Tak Cuma Sekadar Ganti Baju
-
Bayar Pajak Kendaraan di Jawa Barat Kini Bisa Dicicil, Tapi Harus Punya Rekening Bank
-
Tren Baru Komunitas Otomotif Bukan Sekadar Nongkrong Mobil Kini Lirik Olahraga Terkini
-
AISMOLI Desak Pemerintah Beri Kepastian Insentif Motor Listrik Jangka Panjang
-
Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Intip Komparasi Versus Trio Yamaha MAXi 155
-
Apa Bedanya Honda Vario Evo 160 vs Vario 160 Edisi Sebelumnya?
-
Spesfikasi Lengkap dan Harga Honda Vario Evo 160
-
New Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Termurah Rp 28 Juta
-
Infrastruktur SPKLU Masih Jadi Kendala, DFSK Pilih Main Aman dengan Mobil PHEV