Suara.com - Produsen mobil terbesar Korea, Hyundai Motor Group yang mencakup merek Hyundai, Kia dan Genesis, memutuskan belum mau ikut bergabung dengan produsen mobil Eropa, Amerika Utara, dan beberapa Jepang dalam menghentikan produksi dan ekspor di Rusia.
Dilansir dari Carscoops, perusahaan tersebut mengaku prihatin dengan apa yang terjadi di Ukraina, namun lebih memilih untuk mengutamakan kesejahteraan orang-orang yang ambil bagian di perusahaan tersebut.
"Kia Corporation sangat prihatin dengan situasi di Ukraina. Perusahaan kami berfokus untuk memastikan keselamatan karyawan kami saat ini di daerah yang terkena dampak. Sementara prioritas utama kami adalah kesejahteraan orang-orang kami, kami akan terus memantau potensi gangguan pada bisnis kami dan mengelola rencana darurat yang sesuai.”
Selain Kia, kubu Hyundai belum buka suara terkait hal ini. Namun, mengingat Kia dan Hyundai mengoperasikan pabrik Hyundai Motor Manufacturing Rus di Sestroretsk serta di Saint Petersburg, Rusia maka indikasi bahwa keputusan itu akan berlaku untuk salah satu perusahaan menguat.
Pada hari Selasa, Wall Street Journal melaporkan bahwa Hyundai telah menghentikan produksi di pabrik St. Petersburg, tetapi mencatat bahwa Korea mengatakan itu karena kekurangan komponen global dan "tidak ada hubungannya dengan invasi Rusia ke Ukraina atau sanksi ekonomi Barat".
Hyundai menambahkan bahwa pabrik akan melanjutkan produksi di sana minggu depan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- Apa Varian Tertinggi Isuzu Panther? Begini Spesifikasinya
Pilihan
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
Terkini
-
Ini Rest Area di Jalur Trans Jawa yang Memiliki SPKLU Mobil Listrik Tercepat
-
Berapa Estimasi Saldo E-Toll untuk Perjalanan Jakarta ke Malang?
-
Terpopuler: 5 Mobil Bekas Irit Bensin dan Pajak Murah, Pembatasan Truk saat Lebaran 2026
-
Cara Aman Touring Jarak Jauh Saat Libur Lebaran Ala Yamaha Riding Academy
-
Bahaya Abaikan Kondisi Ban Saat Mudik Lebaran Bridgestone Siapkan Layanan Cek Gratis
-
Apakah Bisa Titip Motor di Polsek Saat Mudik Lebaran? Simak Syarat dan Lokasinya
-
Panduan Merawat Mobil Hybrid Toyota Agar Aki Tidak Tekor Saat Ditinggal Mudik Lebaran
-
Tips Sederhana Rawat Mobil Mazda Sebelum Lakukan Perjalanan Mudik Lebaran 2026
-
Ini Perbedaan Tipe EV Charger, Sesuaikan dengan Kapasitas Baterai Kendaraan Anda!
-
Strategi Daihatsu Atasi Kredit Mobil Ditolak Perusahaan Pembiayaan