Otomotif / Mobil
Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:35 WIB
All New Yaris Cross. (Dok: TAM)
Baca 10 detik
  • Mobil Hybrid Toyota butuh pemanasan berkala, idealnya 10-15 menit setiap tiga hari jika lama tidak digunakan.
  • Pemanasan rutin menjaga daya aki kecil dan memastikan sirkulasi cairan mesin berfungsi baik saat mobil parkir.
  • Pemilik dapat mengaktifkan Maintenance Mode untuk menyalakan mesin bensin secara manual selama waktu pemanasan dibutuhkan.

Suara.com - Mobil Hybrid EV dari Toyota menggunakan mesin bensin untuk mengisi daya baterai serta membantu tenaga saat kondisi jalan menanjak atau mendahului kendaraan. Meski canggih, mobil jenis ini tetap memerlukan perawatan rutin seperti memanaskan mesin jika tidak dikendarai dalam waktu lama agar sistem kelistrikan tetap terjaga.

Nur Imansyah Tara selaku Marketing Division Head Auto2000 menjelaskan pentingnya menjaga kondisi kendaraan selama masa liburan.

"Pada periode libur atau mudik Lebaran, sebagian AutoFamily mungkin tidak menggunakan mobil hybrid Toyota untuk aktivitas harian. Jika ditinggalkan dalam waktu tertentu, sebaiknya mobil tetap dinyalakan secara berkala dengan mengaktifkan mode ready agar sistem hybrid bekerja dan kondisi aki serta sistem kelistrikan tetap terjaga. Selain itu, AutoFamily juga dianjurkan untuk memeriksa lampu indikator pada panel instrumen untuk memastikan tidak ada peringatan pada sistem kendaraan," ujar Tara, Sabtu (14/3/2026).

Memanaskan mesin mobil modern sebenarnya tidak perlu dilakukan terlalu lama. Untuk penggunaan harian cukup satu hingga dua menit saja. Namun jika mobil ditinggal lama di rumah, sebaiknya panaskan mesin selama 10 sampai 15 menit setiap tiga hari sekali.

Hal ini bertujuan agar aki kecil atau auxiliary battery tidak kehabisan daya dan cairan mesin tetap bersirkulasi dengan baik. Pastikan juga lokasi memanaskan mobil memiliki ventilasi udara yang cukup untuk menghindari risiko gas buang berbahaya.

Tantangan utama pada mobil hybrid adalah mesin bensin sering kali mati secara otomatis jika baterai sudah penuh. Padahal mesin butuh waktu lebih lama untuk proses pemanasan.

Sapta Nugraha yang merupakan Kepala Bengkel Auto2000 Cilandak memberikan penjelasan teknis mengenai kondisi tersebut.

"Pada mobil hybrid Toyota, begitu  menekan tombol Start belum tentu mesin bensin langsung menyala karena tergantung kapasitas baterai hybrid. Kalaupun mesin bisa beroperasi, akan segera mati jika kapasitas baterainya sudah penuh. Padahal masih dibutuhkan waktu lebih lama untuk memanaskannya.Karena itu, pastikan pemilik sudah tahu cara menyalakan mesin secara manual," jelasnya.

Untuk menyalakan mesin bensin secara terus menerus, pemilik bisa menggunakan fitur Maintenance Mode. Langkahnya diawali dengan memposisikan tuas transmisi di P kemudian tekan tombol start dua kali tanpa menginjak pedal rem.

Baca Juga: Terkuak di Dokumen Negara, Toyota Siapkan Mobil MBG? Wujud Boksnya Bikin Salah Fokus

Selanjutnya injak pedal gas dua kali secara penuh lalu pindahkan tuas ke N dan injak gas dua kali lagi. Terakhir pindahkan kembali ke P dan injak gas dua kali hingga muncul indikator Maintenance Mode pada layar instrumen. Setelah itu injak rem dan tekan tombol Start agar mesin menyala sekitar 15 menit.

Load More